RADARTUBAN-Menteri pertanian (mentan) yang dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (25/10) pagi menggantikan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mengundurkan diri setelah tersandung kasus dugaan korupsi ternyata bukan orang baru. Dia adalah Andi Amran Sulaiman, mentan periode 2014-2019.
Amran merupakan pengusaha asal Makassar pendiri Tiran Group. Perusahaan yang digeluti di bidang pertanian.
Diwawancarai di kantor Kementerian Pertanian (Kementan) setelah pelantikan, Amran menjamin tidak ada konflik kepentingan dalam posisinya sebagai mentan dan pengusaha di bidang pertanian.
‘’Perusahaan aku tutup waktu jadi menteri waktu itu. Perusahaan racun tikus. Tapi yang lain tidak ditutup dong, karena bukan soal pertanian. Kita tegas. Tidak berubah, masa bertambah umur mau berubah,” kata Amran, sebagaimana dikutip dari Antara.
Selama enam tahun menjabat mentan, dia terang-terangan mengatakan tidak pernah memanfaatkan jabatannya untuk mendapat proyek pemerintah.
Bahkan, dia meminta awak media untuk mencari tahu terkait harta kekayaannya di internet dengan kata kunci Amran Rp 50 miliar. Tercatat harta kekayaannya menyusut Rp50 miliar selama menjadi mentan era Jokowi-Jusuf Kalla.
“Pernah aku main-main di sini? Pernah aku titip? Tolong dikasih tau, tidak ada kompromi,” tegasnya.
Dipandu Presiden Jokowi, Amran mengucapkan sumpah bahwa dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Amran ketika mengucapkan sumpah jabatan.(ds)