Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Konten Kreator YouTube Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Indonesia

Dwi Setiyawan • Jumat, 27 Oktober 2023 | 14:43 WIB
Vice President and Managing Director YouTube Asia Pacific Gautam Anand (tengah) bersama Senior Product Marketing Manager YouTube Southeast Asia Olavina Harahap (kiri) dan Paman APIQ (kanan). (ANTARA)
Vice President and Managing Director YouTube Asia Pacific Gautam Anand (tengah) bersama Senior Product Marketing Manager YouTube Southeast Asia Olavina Harahap (kiri) dan Paman APIQ (kanan). (ANTARA)

RADARTUBAN-Konten kreator di YouTube bisa menjadi tulang punggung ekonomi digital Indonesia. 

Itu karena situs web berbasis berbagi video ini memberikan pengaruh nyata dalam pertumbuhan ekosistemnya. Peminatnya juga tumbuh semakin pesat.

Potensi tersebut dikupas Vice President and Managing Director YouTube Asia Pacific Gautam Anand. 

“Seiring kreator dan artis kita membangun generasi baru perusahaan media dengan jangkauan global, dampak mereka pada kesuksesan ekonomi secara menyeluruh jelas akan bertambah besar,” kata dia, sebagaimana dikutip dari Antara. 

Gautam mengungkap ceruk sektor ekonomi tersebut pada acara Kreator Indonesia Berkarya: Watch Indonesia Grow 2023 di Jakarta, Kamis (26/10).

 

Dia juga menuturkan semakin banyak kreator Indonesia menemukan peluang dan audiesnya. Hal ini menyukseskan ekonomi bangsa lebih menyeluruh, jelas, dan bertambah besar.

 

Mengacu data YouTube, pada Desember 2022 saja lebih dari 600.000 kreator di Indonesia menerima pendapatan terkait kehadiran mereka di YouTube dan lebih dari 6.000 channel di Indonesia telah menghasilkan uang dari produk monetisasi alternatif.

Dalam laporan baru YouTube yang disusun bersama firma konsultan independen Oxford Economics, pertumbuhan ekosistem kreator dan partner YouTube mampu menghasilkan nilai ekonomi yang cukup besar bagi ekonomi Indonesia.

Terbukti, lebih dari 400 ribu kreator dan partner di Indonesia mempekerjakan orang lain untuk menggarap channel YouTube-nyaa.

 

“Keberhasilan ratusan ribu kreator ini, ditambah ketersediaan berbagai format konten di satu platform, telah menginspirasi lebih banyak orang untuk menggunakan YouTube agar dapat memadukan berbagai format narasi kreatif dengan mudah dalam mengembangkan channel dan bisnis mereka,” katanya.

 

 

Gautam menyebut sebanyak 86 persen kreator mampu menghasilkan uang dari pendapatan dari iklan pada konten YouTube. Sedangkan 73 persen usaha kecil menengah (UKM) menggunakan YouTube untuk mendongkrak pertumbuhan bisnisnya. 

 

Senior Product Marketing Manager YouTube Southeast Asia Olavina Harahap menambahkan, YouTube telah menjadi platform berbagi video yang menginspirasi banyak kreator untuk tidak hanya menuangkan ide kreatif, namun juga membuat aktivitas mereka menjadi bisnis yang menguntungkan.

 

“Pada 2022, data internal kami menunjukkan jumlah channel yang menghasilkan Rp100 juta per tahun telah naik sebesar 35 persen dari tahun ke tahun. Namun, pelajaran yang kami petik adalah keberhasilan para kreator ini tidak hanya dinikmati oleh mereka saja, tetapi juga orang lain di sekeliling mereka,” ujarnya.

Olavina mengatakan, platformnya tidak hanya menumbuhkan efek riak ekonomi kreator Indonesia saja, namun terbukti menumbuhkan kemitraan yang telah lama dijalin dengan industri berita Indonesia sekaligus mendukung perusahaan media.

 

“Terbukti dengan hampir 70 persen perusahaan media setuju bahwa YouTube merupakan sumber pendapatan yang penting bagi mereka, sementara 73 persen perusahaan media yang memiliki channel YouTube setuju bahwa YouTube membantu mereka menjangkau audiens baru di seluruh dunia,” kata.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#youtube #video #ekonomi #konten kreator #Digital Indonesia