RADARTUBAN-Datang Bersih Pulang Bersih! Kampanye itulah yang digelorakan suporter Indonesia di sepanjang penyelenggaraan turnamen Piala Dunia U-17 2023. Salah satunya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Kampanye yang digagas komunitas Peduli Lingkungan itu dibuka dengan kegiatan bersih-bersih stadion seusai laga pembukaan Piala Dunia U-17 antara Indonesia melawan Ekuador, Jumat (10/11).
Aksi ini tentu saja meringankan petugas kebersihan. Sebab, kondisi Gelora Bung Tomo sesuai laga pembukaan Piala Dunia U-17 bersih dan asri layaknya sebelum laga berlangsung.
Dikutip dari Antara, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengaku salut dengan gerakan anak muda yang bertanggung jawab kepada lingkungan, meski larut dalam mendukung timnas Indonesia U-17. Hal tersebut menjadi cermin nasionalisme sejati para suporter.
"Hari ini tepat diperingati sebagai Hari Pahlawan. Rasa nasionalisme dan semangat para suporter tertuang di Kota Pahlawan tak sekadar dari teriakan menyemangati timnas bermain, tapi juga lewat aksiDatang Bersih Pulang Bersih. ‘’Salut! " kata pria yang juga menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.
Ikram Afro, salah seorang pegiat lingkungan mengatakan, dirinya bersama tim memulai aksi bersih-bersih seusai laga. Hal itu kemudian diikuti suporter lain.
"Hasilnya sebelum laga Indonesia lawan Ekuador selesai, di tribun penonton sudah bersih, tidak ada sampah yang berceceran karena kami saling bantu," katanya.
Ikram menjelaskan, semangat untuk menjaga lingkungan harus menjadi pola baku bagi setiap orang. Terutama para suporter dan pencinta sepak bola Indonesia.
"Hal itu, dimulai dari hal kecil seperti bersihkan sampah dan kita bisa tunjukkan kalau Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik," ujar Ikram.(ds)