Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ribuan Serangan Siber Menyasar Jaringan FIFA, Diperkirakan Meningkat Jelang Final. Telkom: Sudah Kita Antisipasi

Dwi Setiyawan • Jumat, 24 November 2023 | 16:47 WIB
General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Solo, Nanang Setyo Utomo, menyampaikan informasi dalam konferensi pers di Pusat Informasi Piala Dunia U-17 2023
General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Solo, Nanang Setyo Utomo, menyampaikan informasi dalam konferensi pers di Pusat Informasi Piala Dunia U-17 2023

RADARTUBAN-Ribuan serangan siber berupaya mengganggu penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia dengan menyasar jaringan Fédération Internationale de Football Association (FIFA), badan pengendali internasional sepak bola.


Diperkirakan, serangan ke jaringan FIFA dengan berbagai kepentingan tersebut semakin deras menjelang final Piala Dunia U-17. Terkait serangan tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengklaim berhasil mengantisipasi dengan meningkatkan keamanan siber hingga kejuaraan partai final.


"Kami telah menyiapkan prosedur khusus untuk memantau gangguan-gangguan yang menyasar jaringan FIFA selama Piala Dunia U-17 2023," ujar General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Surakarta Nanang Setyo Utomo dalam konferensi pers Piala Dunia U-17 2023 di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/11), dikutip dari Antara.


Dia mengatakan, Telkom telah menyiapkan threat map dan pemetaan serangan siber untuk menghitung berapa gangguan serangan siber yang ditujukan ke server. Threat map itu dapat memantau gangguan ke FIFA dan gangguan ke URL yang sedang diakses.

Menurut catatan Telkom, papar Nanang, puncak serangan siber terjadi Sabtu (18/11), sebanyak 4.000 serangan. Dua hari sebelumnya serangan berturut-turut mencapai 1.000 serangan. ‘’Sistem pengamanan firewall yang disiapkan oleh Telkom mampu menangkis gangguan tersebut,’’ tegas dia yang selalu mengukur setiap ancaman terhadap alamat-alamat yang digunakan oleh FIFA.

Dia menyebut sistem proteksi tersebut berlaku secara internasional. Ancaman tersebut, kata Nanang, menjadi peringatan bagi Telkom bahwa Piala Dunia U-17 tidak luput dari incaran serangan siber.


Dia menguraikan, sejauh ini sudah ada berbagai bentuk serangan siber yang berusaha menyusup ke server FIFA. Upaya penyusupan tersebut berhasil terdeteksi dan ditangkal sistem pengamanan setelah melakukan patroli setiap hari.


Bentuk serangannya beragam, seperti membuat situs tidak biasa diakses, mengarahkan kepada situs palsu, hingga mengalihkan traffic (lalu lintas).

Berdasarkan potensi ancaman-ancaman tersebut, Nanang memastikan tim keamanan siber Telkom yang sudah dibentuk akan terus melakukan proteksi secara lebih maksimal. Terutama mendekati fase final Piala Dunia U-17.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#Piala Dunia U-17 #Sepak Bola #serangan siber #telkom #FIFA #pt telkom indonesia #Indonesia