Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Beroperasinya Penyeberangan Bakauheni-Merak Tak Terganggu Erupsi Gunung Anak Krakatau

Dwi Setiyawan • Rabu, 6 Desember 2023 | 17:38 WIB
Penyeberangan Bakauheni-Merak aman ditengah erupsi Gunung Anak Krakatau
Penyeberangan Bakauheni-Merak aman ditengah erupsi Gunung Anak Krakatau

RADARTUBAN-Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni-Merak dipastikan tidak terpengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan.


Dikutip dari Antara, General Manager PT ASDP Feri Indonesia Cabang Bakauheni Rudi Sunarko mengatakan, mobilitas layanan penyeberangan berjalan lancar dan aman.

"Karena kalau kita lihat cuaca mulai memasuki musim pancaroba, namun kondisi laut masih terbilang landai dan angin juga masih stabil," kata GM PT ASDP Rudi Sunarko.
Dia menjelaskan, PT ASDP telah menyiapkan antisipasi untuk mengantisipasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti bencana alam maupun peristiwa di area pelabuhan.

"Kami telah menyiapkan SOP apabila itu terjadi erupsi gempa bumi, tsunami dan sebagainya kita sudah menyiapkan potensi suplainya baik itu untuk kapal maupun pelabuhan," katanya.

Menurut dia, seluruh kapal yang beroperasi tujuan Merak dan sebaliknya, sudah sesuai dengan SOP dari pihak PT ASDP.


"Secara prinsip kapal siap beroperasi dan trip terpenuhi, jadi belum ada terkendala baik di laut maupun dermaga," ujarnya.

Rudi mengatakan, jumlah kapal yang beroperasi melayani calon penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru seluruhnya telah siap mengoperasikan 65 unit kapal. Rinciannya, 49 unit kapal reguler dan 6 kapal eksekutif. ‘’Sekarang, posisi 10 kapal masih kondisi docking, jadi secara prinsip kapal semua siap," ujarnya.


Sementara itu, mengacu laporan yang disiarkan di laman resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Rabu (6/12) pukul 00.06 WIB, erupsi kembali terjadi dengan tinggi lontaran kolom abu 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 1.157 meter di atas permukaan laut.


Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal dari gunung itu condong mengarah ke arah barat daya laut.


Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 milimeter dan durasi lebih kurang 2 menit 6 detik.


Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius lima kilometer.


"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer," katanya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#pelabuhan #gunung anak krakatau #pt asdp #Bakauheni #pvmbg #erupsi #penyeberangan #merak