Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kapolda: 14 Luka, 5 Kendaraan Rusak, dan 28 Bangunan Rusak-Terbakar dalam Kerusuhan Pengantaran Jenazah Lukas

Dwi Setiyawan • Jumat, 29 Desember 2023 | 20:46 WIB
Massa pengantar jenazah Lukas Enembe bakar ruko di Jayapura.
Massa pengantar jenazah Lukas Enembe bakar ruko di Jayapura.

RADARTUBAN - Polda Papua mencatat 14 korban luka, 1 mobil terbakar, 5 kendaraan rusak berat, 3 bangunan rusak, dan sekitar 25 rumah rusak serta terbakar dalam kerusuhan saat pengantaran jenazah mantan Gubenur Papua Lukas Enembe dari Sentani Kabupaten Jayapura hingga ke rumah duka di Koya Tengah Kota Jayapura, Kamis (28/12).


Salah satu korban adalah penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun dan delapan aparat keamanan.


Data kerugian tersebut disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri dalam rilis yang diterima Antara, Kamis (28/12).


"Kejadian tersebut terutama terjadi di beberapa wilayah seperti di depan Sekolah Teologia Atas Injili (STAKIN) Sentani dan beberapa titik lokasi lainnya," kata dia yang mengaku masih menghitung total kerugian materiil akibat insiden tersebut.


Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun yang turut menjadi korban luka dinyatakan stabil. Namun, korban akan menjalani pengobatan lebih lanjut di Jakarta.

"Hingga saat ini massa penjemput sudah sampai ke kediaman almarhum yang terletak di Koya Tengah, dan kami terus melakukan pengawalan terhadap massa tersebut," kata Kapolda.

Insiden yang terjadi, kata Kapolda, sangat disayangkan karena masyarakat mengekspresikan kesedihan tidak sesuai dengan yang dikehendaki bersama.

"Momen ini seharusnya menunjukkan cinta kasih anak-anak kepada orang tuanya, dan saya sangat menyayangkan kejadian seperti ini yang seharusnya tidak terjadi," ujarnya.
Dia berharap tidak terjadi kericuhan yang sama dan masyarakat diminta menunjukkan duka dengan cara yang benar sesuai budaya anak Papua.


"Kami memberikan toleransi selama pengantaran jenazah. Namun, jika terjadi aksi lanjutan setelah pemakaman, kami tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas," kata Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan kepada masyarakat pendatang untuk menjaga kedamaian dan tidak mengambil langkah-langkah yang merusak suasana kerukunan di tanah Papua.


"Meskipun beberapa aparat keamanan menjadi korban, saya menegaskan bahwa kami tetap berkomitmen untuk melakukan pengamanan dan pengawalan hingga pemakaman selesai agar massa dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman," ujarnya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#papua #jayapura #kerusuhan #pengantaran jenazah mantan Gubenur Papua #korban #lukas enembe