RADARTUBAN-Bermodal publik figur dan konglomerat, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo bersama istri dan lima putrinya maju pada pemilu legislatif (Pileg) 2024.
Hasilnya? Jauh dari harapan.
Bahkan, meski Hary Tanoe bersama istri dan lima ‘’putri mahkota‘’ turun gunung menggaet suara, Partai Perindo belum memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen.
Mengacu hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dilansir jawapos.com, Minggu (22/2), Partai Perindo baru memeroleh 1,39 persen suara.
Mengacu data yang sama, Hary Tanoe yang maju dari Dapil Banten III memang meraih suara tertinggi di partainya. Angkanya sebesar 21.607 suara.
Hanya saja, perolehan suara Hary Tanoe jauh dari caleg dari partai lain dari dapil yang sama.
Bahkan, suaranya jauh di bawah
Airin Rachmi Diany dari Partai Golkar. Pundi suara mantan wali kota Tangerang Selatan itu 53.729 suara.
Suara Hary Tanoe juga di bawah aktok kawakan Rano Karno dari PDIP yang meraih 31.691 suara di dapil Banten III.
Begitu juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dari Partai Gerindra memperoleh 26.951 suara.
Istri Hary Tanoe, Liliana Tanoesoedibjo yang maju di dapil DKI Jakarta II juga memperoleh suara tertinggi di Perindo di dapil tersebut, 112.422 suara.
Putri sulungnya, Angela yang maju di Dapil Jatim I juga memperoleh suara terbanyak Perindo di dapil tersebut, 9.677 suara.
Sementara putri kedua Hary Tanoe, Valencia yang terdaftar sebagai bacaleg di Dapil Jakarta III memperoleh 10.308 suara.
Selanjutnya, putri ketiganya, Jessica yang menjadi caleg dari Dapil NTT II mengantongi 7.858 suara. Suara di kedua dapil tersebut bukan yang tertinggi di partai.
Putri keempatnya, Clarissa yang tercatat sebagai bakal caleg Perindo untuk Dapil Jawa Barat I memperoleh 6.686 suara, tertinggi di partai pada dapil yang sama.
Terakhir, anak bungsu Hary Tanoe, Warren yang maju di Dapil Jawa Tengah I hanya memperoleh 3.542 suara. Bukan yang tertinggi di partai.(ds)