RADARTUBAN – Kecelakaan terjadi di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (8/4) pagi saat pemberlakuan contraflow di Km 58.
Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono menyatakan terdapat tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, di antaranya, sebuah bus, mobil Grand Max, dan mobil Terios.
Mulanya, laka terjadi antara bus dan mobil Grand Max dari arah berlawanan. Tabrakan tersebut mengakibatkan mobil Grand Max terbakar.
Berikutnya, mobil Terios datang menabrak bus lalu menabrak mobil Grand Max dan berakhir terbakar juga.
AKBP Wirdhanto menyatakan bahwa korban yang merupakan penumpang mobil Grand Max keseluruhan tidak terselamatkan dan berakhir dalam keadaan luka bakar.
Proses pengidentifikasian korban dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.
Dilansir dari laman Liputan 6, total 12 korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Di antaranya yaitu tujuh laki-laki dan lima perempuan dari dua mobil yang terbakar.
Akibat dari kejadian tersebut, Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi menyampaikan pemberlakuan contraflow diterapkan buka tutup.
"Atas diskresi Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol berlakukan buka tutup contraflow KM 47 sampai dengan KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ujarnya. (aan)
Editor : Kifani Amalija Putri