RADARTUBAN-Viral video konvoi yang dilakukan sekelompok anak SMA pasca pengumuman kelulusan di beberapa daerah.
Dalam tayangan video di Instagram, terlihat segerombolan anak dengan seragam putih abu-abu dan menggunakan motor dengan knalpot yang bising atau brong.
Mereka melakukan aksi tersebut di jalanan pemukiman warga. Hal ini menyebabkan beberapa orang akhirnya keluar rumah dan terlihat merasa ketakutan, karena aksi yang dilakukan segerombolan anak muda tersebut.
Tak hanya menggunakan motor dengan knalpot brong, anak-anak sekolah yang tidak diketahui lokasinya tersebut juga terlihat mencoret-coret dengan spidol atau cat pada seragam yang tengah mereka gunakan.
Aksi yang sudah lama tidak pernah terekspose media tersebut menjadikan video viral konvoi itu mengundang banyak komentar dari warganet.
Banyak yang menduga bahwa pelaku yang menggunakan seragam SMA bukanlah dari kalangan pelajar.
Hal ini terlihat dari pakaian beberapa pelaku yang robek dan wajah yang dinilai cukup tua. Selain itu, banyak warganet yang mencibir aksi para pelaku konvoi tersebut.
Pasalnya, masa kelulusan SMA yang dianggap sebagai masa kebebasan oleh anak SMA adalah masa datangnya kehidupan dewasa.
“Selamat datang pengangguran,” tulis akun @heritarsan.
“ ku tunggu kau di kehidupan yang sebenarnya, dunia kerja dmn di maki adalah makanan sehari-hari,” imbuh @thomsminibarn.
Komentar susahnya mencari pekerjaan di Indonesia, menjadi komentar yang paling banyak di akun media sosial.
Lowongan pekerjaan yang sedikit dengan peminat yang banyak, menjadikan hal tersebut adalah permasalahan yang harus di hadapi oleh lulusan SMA.
Tak hanya komentar tentang realita yang akan dihadapi oleh anak SMA setelah kelulusan dan juga wajah yang dianggap tua.
Tetapi, warganet juga berbondong-bondong berkomentar terkait nilai yang mereka miliki.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa terkadang, nilai raport yang ditulis oleh sang guru bukan nilai sebenarnya.
Tak jarang guru harus menambahkan nilai agar siswanya dapat lulus sesuai dengan yang diharapkan. (gi)
Editor : Amin Fauzie