RADARTUBAN – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, Indonesia tengah mempersiapkan evakuasi seribu warga Palestina korban serangan Israel.
Hal ini bertujuan agar warga Palestina korban serangan Israel tersebut mendapat perawatan di Rumah Sakit Indonesia.
Penyelamatan terhadap warga Palestina korban serangan Israel tersebut disampaikan presiden Indonesia terpilih yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Retno Marsudi mengatakan, Indonesia siap mengevakuasi seribu warga Palestina yang terluka akibat konflik di Gaza untuk menerima perawatan medis.
Dilansir dari akun X @teko_ajaiib, Retno menjelaskan, hal tersebut dalam acara Public Lenture Diplomasi Indonesia untuk Palestina yang diselenggarakan di Balai Senat Universitas Gajah Mada (UGM) pada Senin (3/6).
‘’Jadi saat ini semua proses sedang berjalan dan mempersiapkan persiapan lainnya,” ujar Retno.
Dia menyampaikan, biasanya persiapan ini membutuhkan proses yang cukup lama.
“Pelu dipastikan bahwa pertanyaan utamanya adalah bagaimana warga tersebut bisa keluar dari Gaza?” ujar Retno.
Dia juga menyampaikan, Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan.
‘’Perlu ditegaskan, komitmen bantuan kemanusiaan ini sebagai wujud konsistensi Indonesia untuk membantu warga Palestina,” tambah Retno.
Hal tersebut dibuktikan Indonesia dengan terus mengirimkan bantuan ke Palestina, yang disesuaikan kebutuhan di lapangan.
Statemen Retno mendukung pernyataan Prabowo yang diungkapkan pada sebuah acara di Singapura pada Sabtu (1/6).
Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi warga Palestina yang terluka akibat serangan Israel.
Lebih Jauh, Prabowo mengatakan, Indonesia siap mengirimkan pasukan penjaga keamanan Jalur Gaza jika diminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hal ini menjadi kontrovensi warga Indonesia.
Akun X @teko_ajaiib mengatakan, Indonesia hebat banget, warga Rohingya ditampung, warga Gaza ditampung.
‘’Rakyat sendiri lagi kesulitan cari makan dan cari kerja,” pungkas dia.
Karena itu, saat ini masih banyak kasus kemanusiaan di Indonesia, salah satunya Papua. (*)
Editor : Amin Fauzie