Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Prediksian Pembangunan IKN Mangkrak, Amien Rais: Tidak Layak dan Tidak Akan Selesai

Hardiyati Budi Anggraeni • Kamis, 6 Juni 2024 | 03:08 WIB
Ketua MPR RI 1999-2004, Amien Rais membuat kritik terhadap pembangunan IKN.
Ketua MPR RI 1999-2004, Amien Rais membuat kritik terhadap pembangunan IKN.

RADARTUBAN- Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah menjadi pembicaraan warganet.

Seminggu terakhir, banyak bermunculan berita kurang mengenakkan tentang IKN sebagai ibu kota pengganti Jakarta tersebut.

Salah satunya berita warga lokal yang merasa terusir dari IKN dan klaim kota terhijau di dunia, padahal banyak hutan ditebang.

Kini, pembicaraan terkait IKN kembali ramai di media sosial, usai mantan ketua MPR RI 1999-2004, Amien Rais membuat kritik terhadap pembangunan IKN.

Melansir dari Instagram @dramakuin.official, Amien mengatakan, berdasar pengalamannya ke IKN, dia meminta pemerintah untuk menghentikan pembangunan ibu kota baru itu.

“Hentikan pembangunan IKN. Tidak layak dan tidak akan selesai. Saya sudah pernah datang ke sana. Dari titik nol hingga istana presiden,” katanya menggebu-gebu.

Sebagai ahli pembangunan, dia memprediksikan IKN akan mengkrak.

Hal ini dibuktikan dengan sikap ketua dan wakil Otoritas IKN mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

“Sekarang sudah terbukti, bapak Bambang Susantono dan Dhony Raharjoe sudah give up,” tambahnya.

Dia menjelaskan, keputusan Presiden Jokowi untuk menetap di IKN setelah 17 Agustus tersebut tidaklah masuk akal.

Pasalnya, dia yakin jika pembangunan IKN belum sepenuhnya selesai, sehingga tidak akan ada tempat presiden untuk bermukim.

“Pertama jelas belum selesai, kantor anda belum selesai. Anda pasti celingukan,”ungkapnya.

Dirasa IKN akan mangkrak, pendiri Partai Amanat Nasional tersebut menyarankan agar Presiden Jokowi untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

“Saya kira, udahlah lempar handuk. Minta maaf pada rakyat Indonesia. Sementara ini di Jakarta saja,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, kelanjutan pembangunan IKN berada di tangan presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Melihat pemberitaan dari luar negeri agaknya akan sulit membuat IKN berkembang. 

“Tapi rasa-rasanya sudah banyak sekali berita luar negeri, IKN akan menjadi ghost city atau kota hantu. Mudah-mudahan tidak,” pungkasnya. (*)

Editor : Amin Fauzie
#ghost city #Kota Hantu #ibu kota nusantara #amien rais #pengganti jakarta #kritik