Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Presiden Jokowi Tunda Rencana Berkantor di IKN, Basuki: Pertengahan Juli Air Mulai Masuk

Annisa Tiara Nurinda Mulia Rahardja • Jumat, 12 Juli 2024 | 18:10 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat pantau pembangunan di IKN
Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat pantau pembangunan di IKN

RADARTUBAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Juli 2024.


Sikap optimistis Jokowi dibagikan melalui akun Instagram-nya, @jokowi.


Tampak pada unggahan tersebut, Jokowi sedang meninjau kesiapan lapangan upacara di Kawasan IKN yang rencananya digunakan untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dia mengatakan, progres pembangunan sudah hampir selesai dan pembangunan infrastruktur tahap pertama sudah berjalan 80 persen.


“Insha Allah, bulan Juli mendatang pun saya akan mulai berkantor di IKN,” tulisnya pada 5 Juni 2024.


Rencana orang nomor satu di Indonesia itu berkantor di IKN batal karena ketidaksiapan fasilitas dasar, seperti listrik dan air bersih.


Jokowi menyampaikan bahwa dia akan pindah ketika fasilitas dasar sudah siap.


Dikutip dari radarsampit.com, Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sekaligus Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, tingginya curah hujan di wilayah IKN menjadi hambatan pada pembangunan ibu kota baru.


Dalam wawancara terkait kabar penundaan presiden berkantor di IKN pada Juli ini, Basuki Hadimuljono menanggapi bahwa pertengahan Juli air bersih akan masuk.


“Kan dari dulu saya bilang, pertengahan Juli akan masuk. (sementara) listrik sudah masuk,” tegasnya di halaman Istana Merdeka, Jakarta, dikutip dari Antara.


Basuki menyatakan bahwa 15 Juli mulai commiossioning dan 18 Juli dia akan datang ke IKN untuk meninjau kesiapan distribusi air bersih.


Presiden Jokowi belum memastikan kapan keputusan presiden terkait pemindahan ibu kota akan diterbitkan.


“Kepres-nya bisa sebelum bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum (siap), jangan dipaksakan,” jawab Presiden Jokowi ketika ditanyai tentang Kepres, dikutip dari transkrip keterangan pres pada laman presidenri.go.id.(*)

Editor : Kifani Amalija Putri
#fasilitas #IKN #pembangunan #Jokowi