RADARTUBAN – Dua siswa perempuan meninggal karena tenggelam di air terjun Jami Maros, Sulawesi Selatan.
Dikutip dari akun Instagram @teropongmakassar, diketahui kedua korban yang tenggelam merupakan siswa SMA 1 Maros.
Insiden yang menewaskan dua siswa perempuan tersebut terjadi pada Jumat (12/7) sekitar pukul 13.29 WITA.
Dua siswa perempuan tersebut bernama Tazkiyah Wulandari (17) dan Salsabillah Azahra Allisa Anggraeni (17).
Kedua siswa tersebut berenang bersama 5 orang lainnya di air terjun Jami Maros.
Awalnya, mereka terlihat bersenang-senang bersama sampai akhirnya tenggelam.
Kejadian tersebut terekam di kamera gawai salah satu temannya yang tidak ikut berenang.
“Iye (asli) ini videonya. Temannya yang rekam,” ujar petugas BPBD Maros, Hamka, Sabtu (13/7) dikutip dari lambeturah.co.id.
Pada video yang tersebar di akun Instagram @teropongmakassar, kedua korban dan 5 temannya tengah asyik bermain air sambil tertawa.
Mereka berpegangan tangan membentuk lingkaran di area air terjun.
Kemudian, mereka mencoba berbaring di air masih sambil berpegangan tangan dengan aba-aba hitungan satu sampai tiga.
Sampai akhirnya pegangan tangan mereka terlepas hingga kedua korban tersebut kesulitan berenang dan tenggelam.
Awalnya, mereka masih belum menyadari bahwa temannya tenggelam dan belum merasa panik.
“Tenggelam semua we. Astaga. Mania Satua, mania (di mana satu orang),” ucap teman yang merekam video sambil tertawa. Tidak ada lanjutan video setelah itu.
Sehari berikutnya, Sabtu (13/7), kedua korban ditemukan di area air terjun tepatnya di kedalaman 5 meter.
“Kedua korban ditemukan di kedalaman sekitar 5 meter. Kemungkinan saat tenggelam (korban) terjepit di batu,” ujar Kepala BPBD Maros, Towadeng pada awak media dilansir dari lambeturah.co.id.
Kabar ini dikomentari beberapa netizen. Sebagian besar menyebut mereka kurang berhati-hati.
Beberapa juga menyebutkan karena ingin membuat konten seru sampai membuat tidak memperhatikan keadaan atau suhu air terjun tersebut.
Ada juga yang berkomentar tentang keamanan di air terjun tersebut seperti diwajibkan menggunakan pelampung karena kedalaman air yang lebih dari 2 meter.
Dikutip dari komentar akun X @bacottetangga__, “Buat yg ga ngerti, air terjun yg dakem bgt itu punya pusaran dalam yang kenceng, jago renang pun belum tentu bisa lawan arus air yang kenceng, apalagi kalau panik” cuit akun @fanononaf.
“Harusnya ada yg jaga di sekitar situ buat ngawasin dan wajib pake pelampung karena kedalaman air lebih dari 2 meter” ujar pemilik akun @naiforger pada komentar postingan yang sama. (*)
Editor : Amin Fauzie