Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenali Istilah Kepribadian MBTI yang Sering Dianggap Psikopat dan MBTI INFJ yang Mudah Bergaul

Nawar Shabnam Kalila • Jumat, 19 Juli 2024 | 18:30 WIB
Ilustrasi kepribadian ganda yang sering disalahartikan di masyarakat.
Ilustrasi kepribadian ganda yang sering disalahartikan di masyarakat.

RADARTUBAN – INFJ (advokat) merupakan salah satu MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) atau tipe kepribadian seseorang yang terdiri dari I (Introver), N (Intuitif), F (Perasa), J (Penilai).

INFJ ialah tipe kepribadian yang dapat dibilang langka karena hanya ada 1,5 persen dari semua populasi dunia.

Walaupun kepribadian INFJ ini merupakan salah satu tipe introvert, tetapi sering dijumpai orang-orang dengan tipe kepribadian tersebut justru lebih mudah untuk bergaul dengan orang lain.

Dilansir dari komentar Desi Arfisi pada platform Quora, persepsi orang-prang mengenai introvert sendiri sering keliru. Introvert sering digambarkan bahwa orang tersebut antisosial, pemalu, susah untuk bergaul dan lain sebagainya. Padahal meskipun sebagian benar namun tidak dapat dipukul rata bahwa introvert sudah pasti susah bergaul.

Sejatinya Introvert merupakan kepribadian yang lebih suka untuk meluangkan waktu sendiri untuk mengumpulkan energinya kembali. Seperti halnya INFJ sebagai salah satu tipe kepribadian introvert.

MBTI INFJ sering dianggap psikopat karena banyak karakter jahat film, novel, komik ataupun lainnya memiliki tipe kepribadian tersebut. Namun faktanya, INFJ merupakan tipe kepribadian yang mudah bergaul dan terkesan hangat.

INFJ juga memiliki sisi ekstrovert-nya meskipun sebenarnya introvert lebih dominan. Struktur pola pikir dari INFJ sendiri yaitu Ni (intuitive Introverted), Ti (Thinking Introverted), Fe (Feeling Ekstraverted), dan Se (Sensing Ekstraverted).

Dari 4 struktur pola pikir INFJ tersebut dapat terlihat bahwa ada kepribadian introvert dan ekstrovert di dalam dirinya. Namun, INFJ lebih cenderung pada kepribadian introvertnya. Jadi, INFJ bukanlah 100% introvert murni.

Sesuai dengan 4 struktur pola pikir INFJ, salah satunya terdapat Fe (Feeling Ekstraverted). Fe disini menjadi suatu auxiliary (bantu) yang dapat membantu INFJ terstimulasi oleh dunia luar.

Walaupun tidak dapat mengalahkan Ni-dominan, Fe-auxiliary mempunyai peran yang sama besarnya karena masih merupakan jati diri seorang INFJ. Fungsi Fe inilah yang membuat seorang INFJ menjadi luwes dalam berteman dan bergaul dengan orang-orang baru di sekitarnya.

Adanya pola pikir Fe pada INFJ, membuat mereka terlihat hangat, ramah, ceria, tidak kaku, dan membuat orang-orang merasa nyaman di dekatnya. Dilansir dari Quora Desi Arfisi, hal ini juga disebabkan karena Fe condong mengedepankan harmoni.

Fe membuat INFJ secara alami dapat mengukur suhu emosi orang-orang disekelilingnya dengan cepat sehingga tahu betul (dengan bantuan Ni-dominan atau intuisi) cara mendekati orang-orang melalui sikap mereka.

Tetapi INFJ juga tidak begitu suka untuk berhubungan dengan dunia fisik (unsur sensori) secara berlebihan. Hal ini karena ekstrovert sensing (Se) dari INFJ tidak dapat mengalahkan Ni-dominan (Intuitive Introverted) sehingga penggunaan Se yang berlebihan dapat menguras banyak energi INFJ. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kepribadian #INFJ #Introvert