Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kemenkes Kembali Gelontorkan PIN Polio Tahap 2 Untuk Anak-Anak, Ini Jadwal Lengkapnya

Annisa Tiara Nurinda Mulia Rahardja • Rabu, 24 Juli 2024 | 20:45 WIB
Ilustrasi Vaksin Polio
Ilustrasi Vaksin Polio

RADARTUBAN - Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahap 2 tahun 2024 resmi dimulai pada 23 Juli di 27 provinsi secara serentak. Pelaksanaan itu bertepatan dengan Hari Anak Nasional.

Program ini bertujuan untuk memperluas cakupan imunisasi polio guna mencegah penyebaran virus polio yang masih mengancam kesehatan anak-anak di Indonesia.

Sejak tahun 2022-2024, (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) Kemenkes RI masih menerima Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat virus polio dengan total 12 kasus kelumpuhan (11 kasus akibat virus polio tipe 2 dan 1 kasus akibat viru polio tipe 1).

Pelaksanaan PIN Polio Tahap II dilaksanakan di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.

Daerah berikutnya, Banten, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (kecuali Kabupaten Sleman), Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Dan Maluku.

PIN Polio Tahap II ini akan menyasar anak-anak dengan usia 0-7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya sehingga diharapkan semua anak mendapatkan imunisasi ini.
Dalam PIN tahun 2024 ini, menggunakan vaksin tetes untuk member perlindungan dari virus polio tipe 2.

Imunisasi polio rutin lengkap ini terdiri dari vaksin polio tetes (bivalent Oral Polio Vaccine/bOPV) pada usia 1, 2, 3, dan 4 bulan, serta vaksin polio suntik (Inactivated Poliovirus Vaccine/IPV) pada usia 4 dan 9 bulan yang dapat melindungi anak dari polio.

Dikutip dari akun resmi @sekretariat.kabinet, Presiden mengerahkan seluruh jajaran Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan di daerah, terutama pada daerah-daerah dengan cakupan vaksinasi rendah.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan bahwa semua anak mendapat vaksin polio tersebut untuk mencegah kelumpuhan.

Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia turut meninjau langsung pemberian vaksin polio untuk anak-anak di Jayapura. Momen tersebut diabadikannya dalam unggahan Instagram yang diunggah pada 23 Juli 2024.

“Kita harus waspada karena wabah polio sedang terjadi di seluruh dunia, sehingga pemerintah fokus pada daerah-daerah dengan cakupan vaksin polio yang masih rendah,” begitu himbau Joko Widodo yang ditulis pada takarir Instagramnya.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Indonesia, juga turut membagikan momen tersebut dalam video “BGS (Budi Gemar Sharing)”. Dalam video tersebut, Jokowi menyampaikan jangan sampai terjadi cacat dan lumpuh layu pada anak.

Pemberian imunisasi polio ini penting untuk mencegah kelumpuhan permanen akibat virus polio, sehingga orang tua diharapkan dapat membawa anaknya untuk imunisasi.
Kemenkes berharap para orang tua dapat memanfaatkan kesempatan pada PIN Polio 2024 ini. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#virus #polio #suntik #Joko Widodo #anak-anak