RADARTUBAN - Presiden Joko Widodo menerima penghargaan sebagai Bapak Konstruksi Indonesia dari Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) pada Rabu (31/7).
Penghargaan berupa helm baja diserahkan langsung oleh Ketua Umum BPP Gapensi, Andi Rukman Nurdin Karumpase. Dalam acara Refleksi dan Catatan 10 Tahun Pemerintahan Jokowi di Bidang Konstruksi, Infrastruktur, dan Investasi.
Acara yang digelar di Ballroom Menara Bank Mega, Jakarta, ini menjadi ajang apresiasi atas konsistensi Presiden Jokowi dalam memimpin pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Gapensi memberikan penghargaan kepada Bapak Presiden sebagai Bapak Konstruksi Indonesia," ungkap Andi dikutip dari Jawa Pos.
"Terima kasih Bapak Presiden tidak henti-hentinya membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke,'' kata Andi menambahkan.
Menanggapi penghargaan tersebut, Presiden Jokowi mengapresiasi berbagai pihak atas kontribusinya terhadap pembangunan nasional. "Saya yakin ini juga kontribusi besar dari Gapensi, baik pusat maupun di daerah," ujar Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju juga menerima penghargaan Construction Excellence Award.
Mereka adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Video pemberian helm baja kepada Jokowi beredar di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang turut memuji kinerja Jokowi di kolom komentar.
Salah satunya komentar akun TikTok @nothing. “Walaupun hutang negara bertambah tapi setidaknya beliau tau apa yg dibutuhkan masyarakat apa yg harus dibangun untuk negaranya.. semoga sehat selalu bapak jokowi,” tulisnya dalam postingan akun TikTok @menujuindonesiamaju (31/7).
Postingan tersebut juga tidak lepas dari komentar miring netizen, salah satunya akun @madonyusufalmukti. “Kalo dari hutang seluruhnya bisa,” tulisnya (31/7). “sekarang mana untuk bisnis bagi negara, masa negara berbisnis dngan rakyat,” tambahnya yang langsung diserbu komentar lain dari netizen.
“Saya bahas bisnis gak bahas negara, kalau negara konteksnya hutang untuk pembangunan ya gak masalah kan kelihatan hasilnya,” tulis akun @masmaskediri (31/7).
“Rakyat, uang bisnis itu nanti d putar lagi untuk rakyat,, rakyat juga dapat keuntungan,, contoh SBN, kita beri dana ke pemerintah lewat SBN, kita dapat bagi hasil 6,5%an kelihatan hasilnya,” balas akun @neilabaroroh (31/7).
“Lah lawak lu bisa bisanya gak bahas negara kocak. ini Jokowi negara. Ancur negara. hutang rakyat yng byar. gua juga jdi presiden hsil hutang lebih dri ini,” timpal akun @ownerdarnatestore (31/7). (*)
Editor : Yudha Satria Aditama