Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Miris! Bayi Meninggal di RSUD Blora dengan Luka Bakar Parah Gara-Gara Kelalaian Perawat

Yudha Satria Aditama • Jumat, 13 September 2024 | 03:12 WIB

Ilustrasi ibu dan bayi (ANTARA/freepik.com)
Ilustrasi ibu dan bayi (ANTARA/freepik.com)

RADARTUBAN - Sebuah kasus mengiris hati tentang kematian bayi terjadi di RSUD Raden Soetijono Blora.

Seorang bayi laki-laki berusia lima hari ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar di bagian perut hingga pinggang. Keluarga korban mencurigai adanya kelalaian medis dalam penanganan bayi mereka.

Pihak rumah sakit mengakui adanya kejadian tersebut dan sedang melakukan investigasi. Namun, Direktur RSUD Raden Soetijono Blora, Puji Basuki, belum dapat memastikan penyebab luka bakar pada bayi tersebut.

Sementara itu, perawat yang diduga terlibat dalam insiden ini telah dipindah tugaskan.

Keluarga korban, yang masih berduka, merasa kecewa dengan kejadian ini dan meminta pihak rumah sakit bertanggung jawab atas kematian bayi mereka.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas pelayanan medis di rumah sakit tersebut.

Dikutip dari Jawa Pos Radar Bojonegoro, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Keperawatan RSUD Raden Soetijono Blora Nanang Anacardia mengatakan, pihaknya membenarkan ada permasalahan tersebut.

Dia menjelaskan, peristiwa itu awalnya, pasien atau bayi tersebut lahir 31 Agustus pada sore hari.

Lalu, setelah dicek, kondisi bayi dinyatakan kurang sehat. Selanjutnya, dibawa ke dokter spesialis anak untuk terapi.

''Namun, kondisinya masih kritis dan dikirim ke ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit)," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, Kamis (12/9). (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#perawat #nicu #kritis #kematian bayi #RSUD Raden Soetijono Blora