RADARTUBAN - Tragedi kecelakaan melibatkan Kereta Api Fajar Utama terjadi di rute Pasar Senen-Solo, di Petak Jalan antara Stasiun Cikampek - Stasiun Tanjung Rasa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (22/9) pagi.
Para korban tertabrak kereta api tepatnya di kilometer 88 arah Cirebon, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu, pukul 07.00 WIB
Keempat korban tewas di tempat. Salah satu korban seorang anak kecil tewas tersangkut di depan badan kereta api terseret hingga ke daerah Patokbeusi Subang, Jawa Barat.
Kejadian tragis ini terjadi saat korban sedang bermain di rel kereta.
“Korban dua orang dewasa dan dua anak-anak, yang diperkirakan masih berusia sekitar 7 tahun,” kata Karya, saksi mata di lokasi kejadian.
Adapun korban tewas identitasnya yakni:
1. Anita Andini, 37, warga Sukahati Timur, Dusun Sukaati, Desa Jomin Timur, Kecamatan Kota Baru.
2. Muhamad Alikhasan, 7, warga Sukahati Timur, Dusun Sukaati, Desa Jomin Timur, Kecamatan Kota Baru.
3. Ted Alfarizi, 7, warga Sukahati Timur, Dusun Sukaati, Desa Jomin Timur, Kecamatan Kota Baru.
4. Sahaman, 65, warga Dusun Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kota Baru.
Kecelakaan ini membuat geger warga setempat. Tim identifikasi dari Polres Karawang segera mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke RSUD Karawang untuk diautopsi.
Jenazah Ted Alfarizi yang tersangkut di kereta dan terbawa ke Subang telah berhasil dievakuasi.
Disebutkan para korban sudah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama