RADARTUBAN - Tidak banyak referensi buku yang membedah kehebatan grup band legendaris Koes Plus.
Salah satu buku yang mengupas Koes Plus berjudul Yok Koeswoyo: Pesan Dalam Lagu.
Dalam buku tersebut, Yok Koeswoyo, mengungkapkan pesan yang tersirat dalam sejumlah lagu karya Koes Plus.
Buku berbahasa Indonesia ini merupakan salah satu koleksi Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta.
Website isi.ac.id memberikan resensi terhadap buku berisi paparan langsung dari Yok Koeswoyo dan diterbitkan Grasindo pada 2016 tersebut.
Dalam resensi buku ditulis bahwa Koes Plus, yang terdiri dari Tonny Koeswoyo, Yon Koeswoyo, Yok Koeswoyo dan Murry adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara.
Grup musik ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock’n roll di Indonesia.
Sampai sekarang, lagu-lagu mereka yang berjumlah lebih dari 750 lagu masih sering diperdengarkan, bahkan banyak bermunculan komunitas penggemarnya.
Buku ini berisi inti pesan dari lagu-lagu Koes Plus, khususnya karya Yok Koeswoyo.
Lagu-lagu tersebut tidak hanya sekadar kencrang-kencreng, tetapi juga mengamati dengan cermat apa yang terjadi di negeri ini.
Lagu-lagu Koes Plus juga ditulis berdasarkan kejadian yang terjadi saat itu. Buku dengan tebal 220 halaman dengan panggilan 781.63 Koe y tersebut tersedia di Ruang Tandon Lantai 4.
Website perpustakaan kampus setempat memberikan catatan bahwa buku dengan klasifiksi 700 tersebut tidak dipinjamkan dan hanya boleh dibaca di tempat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama