Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Alasan Sering Merasa Sendiri Saat Ramai, Jangan Aggap Sepele karena Berbahaya Bagi Mental Health

Siti Nur Mukaromatun Nisa • Jumat, 4 Oktober 2024 | 00:30 WIB

 

Ilustrasi kesepian.
Ilustrasi kesepian.

RADARTUBAN - Siapa, nih, yang sering merasa kesepian padahal lagi di tengah keramaian? Jangan anggap sepele masalah ini, ya. Mungkin kamu perlu konsultasi kepada ahlinya.

Untuk mengetahui masalah lebih lengkapnya, berikut ini alasan kamu sering merasa sepi di saat ramai:

 

1. Tidak Memiliki Teman Sejati

Kamu mungkin membutuhkan teman yang bisa diajak berbagi dan saling mengerti.

Namun, beberapa teman hanya sekedar muncul di beberapa saat saja dan tidak untuk saling berbagi rasa.

Akibatnya perasaan menjadi kosong dan sering merasa sepi saat ramai.

2. Memasuki Usia 25 Tahun

Perasaan sepi saat ramai juga rentan terjadi pada seseorang yang telah memasuki usia 25 tahun.

Mengutip dari Rush University Medical Center, seseorang yang telah memasuki usia pertengahan hingga usia lanjut kerap mengeluhkan masalah kesepian.

Hal ini dapat meningkatkan risiko dua kali lebih besar untuk terserang Alzheimer.

Alzheimer merupakan kondisi otak degeneratif yang menyebabkan penurunan progresif dalam sejumlah aspek. Mulai dari ingatan, kognitif atau kemampuan berpikir, berbicara dan perilaku.

 

3. Mengalami Penganiayaan, Penelantaran dan Penindasan

Ketakutan seseorang akan cemoohan dan penghinaan bisa sangat melemahkan. Situasi ini dapat menyebabkan isolasi diri.

Jika hal tersebut menjadi alasan seseorang untuk terpinggirkan dan akhirnya kesepian, maka terapi akan sangat membantu.

4. Merasakan Kemakmuran

Beberapa orang mungkin merasa tidak pantas bergaul dengan kaum kelas atas yang penuh kemakmuran. Mereka merasa tidak harus berteman dengan orang kaya karena takut dihina dan lain sebagainya.

Akibatnya, orang yang memiliki kemakmuran di suatu tempat dengan kebanyakan orang-orang biasa menjadi sendiri dan kesepian. Namun, hal ini sepertinya sangat jarang terjadi.

5. Kecerdasan dan Isolasi Intelektual

Beberapa orang yang tergolong sangat cerdas dan sulit menghabiskan waktu dengan orang yang tidak secerdas dirinya dapat menyebabkan isolasi intelektual.

Hal tersebut tidak selalu berarti arogansi intelektual. Sebaliknya, hal itu tertuju pada perasaan bahwa mereka tidak dapat berhubungan atau terhubung dengan orang-orang yang tidak memahami cara berpikir mereka atau seberapa cepat pikiran mereka bekerja.

Akibatnya, mereka akan merasa terlalu berbeda sehingga merasa nyaman dalam banyak situasi sosial dan merasa kesepian.

Jika kamu terus membiarkan masalah tersebut tanpa penanganan, beberapa kondisi mungkin akan kamu alami, berikut daftarnya:

1. Depresi dan Tertekan

Orang yang kesepian beresiko tinggi mengalami depresi, perasaan kosong, dan putus asa.

Depresi dapat memperparah kondisi yang ada dan perasaan sepi semakin menjadi-jadi tanpa adanya intervensi medis.

Depresi juga telah dikaitkan dengan berbagai gangguan yang dapat membahayakan dan bahkan bunuh diri. Oleh karena itu, pastikan untuk mendapatkan pemeriksaan segera jika mengalami masalah ini.

2. Menjadi Tertutup

Sering merasa sepi membuat orang semakin tertutup. Jika dibiarkan saja, pada akhirnya ditakutkan seseorang tidak memiliki ketertarikan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Kamu perlu mencoba mencari teman yang bisa diajak berbagi cerita. Tentunya, tidak sembarang teman bisa melakukan ini. Kamu harus lebih teliti dan selektif dalam memilih teman.

3. Kualitas Tidur Buruk

Penelitian tahun 2017 mengamati lebih dari 2.000 anak kembar menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang merasa kesepian cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih rendah.

Studi tersebut juga menemukan bukti bahwa mengalami kekerasan dapat memperburuk perasaan kesepian.

Penelitian tahun 2010 yang mengamati 215 orang dewasa mendukung hubungan antara kesepian dan kualitas tidur yang buruk. Kualitas tidur yang buruk ditemukan dapat menghambat aktivitas di siang hari.

Jika kamu selalu merasa sepi saat ramai, segera atasi penyebabnya. Cobalah mencari seseorang untuk diajak bercerita atau melakukan aktivitas favorit yang positif. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Kemakmuran #Intelektual #teman sejati #tertutup #depresi #kesepian