RADARTUBAN - Seorang anak dari anggota polisi di Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengalami luka akibat peluru nyasar saat menutup pagar rumahnya.
Korban, yang bernama I Kadek Wisnu, 19, adalah anak dari Ipda Ketut Alit, seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Probolinggo. Dia mengalami luka tembak di punggung akibat peluru nyasar tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa peluru nyasar terjadi di depan rumah korban di Gang Hidayatullah, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Wisnu, yang terkena peluru nyasar, segera dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Mohammad Saleh untuk mendapatkan perawatan intensif.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa saat korban menutup pagar rumah, ia tiba-tiba merasakan sakit di punggung dan langsung jatuh ke tanah. Orang tuanya segera membawanya ke rumah sakit karena darah dari luka tembaknya mengalir deras.
Ketua RT setempat, Hari Siswanto, mengungkapkan bahwa peristiwa peluru nyasar telah terjadi beberapa kali di wilayahnya. Sebelumnya, peluru nyasar juga sempat mengenai kaca masjid dan lampu di sekitar kampung.
"Namun kali ini kejadian peluru nyasar malah mengenai warga, hingga menimbulkan korban," ungkapnya, Rabu (9/10).
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki asal usul peluru tersebut.
Hingga kini, belum diketahui apakah insiden peluru nyasar ini murni kecelakaan atau terdapat unsur kesengajaan. Polisi terus menangani kasus ini secara intensif.
"Kita sudah lakukan upaya-upaya, untuk mengetahui seperti apa kejadian sebenarnya," terang Oki.
Sementara itu, warga berharap polisi segera mengungkap kasus ini dan mengakhiri teror peluru nyasar yang telah meresahkan masyarakat sekitar. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama