Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Viral Poster ‘Berobat ke Malaysia Aja’ di Dekat Kantor Kemenkes RI, Begini Tanggapan Pemerintah

Mohamad Anas Ali Wafa • Jumat, 11 Oktober 2024 | 14:35 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Publik baru-baru dibuat kaget dengan sebuah poster bernada sindiran yang dibuat oleh salah satu rumah sakit asal Malaysia.

Poster tersebut berisikan ajakan kepada warga Indonesia untuk berobat ke Malaysia, karena biayanya yang jauh lebih murah.

"Mau berobat? Ke Malaysia aja! Lebih dekat, lebih terjangkau,” tulis promosi di poster tersebut.

Poster tersebut dipasang di depan kantor Kudubes Malaysia, yang tak jauh dari kantor Kementrian Kesehatan RI, di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang hanya berjarak 650 meter.

Adapun poster tersebut mendadak viral di media sosial X usai diunggah oleh akun @shyscia.
“Memang boleh segamblang itu?,” tulis akun @shyscia.

Unggahan yang sudah di retweets lebih dari 9 ribu orang itu mendapatkan berbagai respon dari warganet.

“Ini didepan Dubes Malaysia yak, padahal deketan lagi gedungnya sama Kemenkes,” tulis akun @BayuSadewa.

“Andai BPJS bisa diklaim ke Malaysia,” tulis akun @kirarance

“Memang boleh, sefakta itu??,” tulis akun @man_tan_x

Diketahui poster tersebut milik klinik kesehatan asal negeri Jiran yang bernama Malaysia Healthcare, yang mengajak orang indonesia untuk berobat ke negara tersebut.

Menanggapi hal tersebut Kemenkes RI melalui juru bicaranya dr Mohammad Syahril mengaku tidak mempermasalahkan poster berisi ajakan berobat ke Malaysia itu.

Menurutnya semua institusi pelayanan kesehatan baik di dalam maupun di luar negeri berhak melakukan promosi.

"Jadi pelayanan kesehatan sudah bersifat global. Artinya tiap negara, institusi layanan kesehatan baik itu swasta, pemerintah punya kebebasan dalam memberikan informasi dan termasuk promosi produknya kepada masyarakat," katanya dikutip dari detikcom, Kamis (10/10).

Dr. Syahril menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu terkejut dengan promosi tersebut, karena rumah sakit di Indonesia juga melakukan hal yang sama di Malaysia.

“Contoh rumah sakit swasta di luar negeri iklankan program unggulannya. Rumah sakit kita juga boleh begitu, misalnya RSCM promosi di Malaysia, Singapura, dan sebagainya," ujarnya lagi.

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Azhar Jaya, menyatakan bahwa area kedutaan memiliki otoritas tersendiri.

Dia juga menyebutkan bahwa selain Kedutaan Malaysia, beberapa kedutaan lain seperti Australia dan Inggris juga sering melakukan promosi.

"Yang jelas ini akan dijadikan pemacu buat Kemenkes untuk meningkatkan sarana dan prasarana dan SDM kesehatan terutama di provinsi-provinsi yang banyak mengirim pasien ke luar negeri," ucapnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Pelayanan Kesehatan #berobat ke malaysia #Kemenkes