Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Punya Rumah Cicilan Rp 3 Juta Per Bulan Sudah Mustahil di Jakarta, Hanya Bisa Rumah Bekas Kecil di Pinggiran

Daffa Maheswara Iswidono • Senin, 14 Oktober 2024 | 02:05 WIB

 

Ilustrasi perumahan.
Ilustrasi perumahan.

RADARTUBAN - Memiliki rumah pribadi masih menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang belum memiliki hunian tetap.

Namun, keterbatasan finansial sering menjadi kendala utama dalam mewujudkan impian tersebut.

Pengamat properti, Anton Sitorus, mengungkapkan bahwa karyawan dengan gaji Rp 10 juta per bulan umumnya dapat mengalokasikan maksimal 30% dari penghasilannya untuk cicilan rumah, yaitu sekitar Rp 3 juta per bulan.

Menurut Anton, menemukan rumah dengan cicilan sebesar itu di Jakarta memang tidak mudah, tetapi bukan berarti mustahil. Salah satu solusi adalah mencari rumah bekas atau properti di area pinggiran Jakarta.

“Cari rumah dengan cicilan Rp3 juta di Jakarta mungkin agak sulit, tapi di pinggiran Jakarta masih ada pilihan,” ujar Anton dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (12/10/2024).

Ia menambahkan bahwa banyak generasi muda saat ini lebih memilih tinggal di dekat tempat kerja untuk mengurangi waktu dan biaya perjalanan.

Namun, mereka perlu berstrategi dalam memilih hunian yang sesuai anggaran. Opsi yang bisa dipertimbangkan termasuk rumah di area non-primer atau jalan sempit, serta rumah bekas pakai.

Anton juga menyoroti bahwa di kota besar seperti Singapura dan Hong Kong, memiliki rumah bukan prioritas utama. Sebaliknya, masyarakat lebih memilih tinggal dengan sistem sewa.

“Rumah itu tidak harus dimiliki. Di beberapa negara maju, rumah disewa atau leaseful, dan ini mungkin pola pikir yang perlu kita adopsi juga,” jelas Anton.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menyediakan solusi bagi masyarakat yang ingin tinggal di pusat kota dengan meluncurkan program rusunawa (rumah susun sewa) dan rusunami (rumah susun milik).

“Ke depan, generasi muda perlu mengubah pola pikir bahwa memiliki rumah bukan satu-satunya pilihan. Sewa juga bisa menjadi solusi yang layak,” kata Anton.

Dengan keterbatasan anggaran dan kondisi pasar properti yang menantang, karyawan perlu cermat dalam memilih opsi hunian yang tepat, baik melalui kepemilikan maupun sistem sewa. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#jakarta #cicilan #rumah #finansial