RADARTUBAN - Budi Gunadi Sadikin kembali dipercaya menjabat sebagai Menteri Kesehatan. Dalam pernyataannya, Menkes Budi mengungkapkan tiga tugas utama yang diberikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Pertama, ia diminta untuk melaksanakan program skrining kesehatan nasional yang menyasar seluruh lapisan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, bukan sekadar mengobati penyakit yang sudah ada.
"Tugas utama yang harus diselesaikan pada bulan November adalah peluncuran skrining nasional untuk semua fase kehidupan," ujar Menkes di Jakarta.
Kedua, Presiden Prabowo meminta agar pembangunan rumah sakit di daerah terpencil dan tertinggal dipercepat. "Yang kedua adalah membangun rumah sakit di daerah-daerah yang masih tertinggal, dan itu harus segera selesai," tegasnya.
Ketiga, Menkes ditugaskan untuk menangani masalah Tuberkulosis (TBC). Ia menyatakan bahwa Presiden Prabowo sangat memperhatikan penyakit ini mengingat prevalensinya yang masih tinggi.
"Untuk program TBC, kita akan merancang program yang efektif dan meluncurkannya pada bulan Desember," tambahnya.
Selain ketiga tugas tersebut, Menkes juga diminta untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis di tanah air.
Budi Gunadi Sadikin diumumkan sebagai Menteri Kesehatan di Istana Kepresidenan pada malam Minggu, 20 Oktober.
Untuk mendampinginya, Presiden Prabowo juga menunjuk Prof. Dante Saksono Harbuwono sebagai Wakil Menteri Kesehatan pada hari yang sama.
Prof. Dante telah berpengalaman mendampingi Menkes sejak 2020. Dengan penunjukan ini, keduanya akan melanjutkan masa bakti mereka di periode kedua.
Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada Desember 2020, menggantikan Terawan Agus Putranto.
Pada masa itu, ia mendapatkan tugas khusus untuk menangani pandemi COVID-19 dan melakukan reformasi di sektor kesehatan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama