RADARTUBAN - Mobil calon gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby Nasution dilempari batu usai melaksanakan debat calon Gubernur melawan Edy Rahmayadi di Hotel Santika Medan pada Rabu (6/11) malam.
Berdasarkan video yang beredar, mobil hitam yang ditumpangi oleh Bobby Nasution terlihat meninggalkan Hotel Santika Medan yang menjadi lokasi debat kedua Pilgub Sumut.
Tiba-tiba mobil yang dikawal oleh Patwal Polisi tersebut dilempari batu oleh sekelompok orang
di Jalan Kapten Maulana Lubis. Tidak tinggal diam, polisi langsung menenangkan massa dan mobil Bobby dapat meninggalkan lokasi tersebut.
Ketua Tim Pemenangan Paslon Bobby-Surya, Hinca Panjaitan membenarkan aksi pelemparan batu tersebut. Dirinya juga membenarkan pelemparan batu tersebut mengenai mobil Bobby Nasution.
"Jadi memang setelah selesai kan kami Paslon Bobby-Surya diatur KPU pulang. Yang pertama pulang kan pendukung Paslon 02 pak Edy-Hasan. Setelah mereka pulang kira kira 20 menit, kami pulang lah pelan-pelan keluar," kata Hinca, dikutip dari CNN Indonesia (7/11).
Meskipun begitu, Hinca mengatakan tidak mengetahui siapa yang melempari batu ke mobil calon Gubernur Sumatera Utara tersebut.
"Memang pas keluar dari hotel, itu benar itu mobil pak Bobby dilempar orang tak dikenal. Terdengar juga teriakan tangkap... tangkap. Selain disaksikan banyak orang, teman-teman kepolisian juga jaga. Suaranya juga terdengar cepat sekali, tapi memang polisi sigap mengatur dan mempersilakan kami keluar," terang Hinca.
Debat ke dua tersebut diketahui memang berjalan tak kondusif. Para pendukung dari pasangan calon Bobby-Surya dan pendukung pasangan calon Edy-Hasan terlibat saling sindir sejak awal debat hingga berakhir.
Tidak hanya itu, moderator yang memandu jalannya debat juga terlihat kewalahan saat menenangkan peserta debat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama