Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jogja Kini Jadi Pasar Perdagangan Narkoba yang Menjanjikan, Dikonsumsi dengan Roti Tawar

Mohammad Mukarom • Sabtu, 30 November 2024 | 19:05 WIB
Ilustrasi Jogja.
Ilustrasi Jogja.

RADARTUBAN - Yogyakarta atau Jogja, yang selama ini dikenal sebagai Kota Pendidikan justru disebut menjadi pasar bagi peredaran narkoba.

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan bahwa sekitar 18 ribu orang di DIY teridentifikasi sebagai penyalahguna narkoba.

Berbagai modus bermunculan, salah satunya narkoba yang disamarkan dalam bentuk mentega atau selai dan dikonsumsi bersama roti tawar.

Hal ini disorot Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Wihaji.

Dia menilai, demikian itu menjadi ancaman besar bagi generasi muda, terutama di kalangan remaja yang banyak disasar dalam peredaran narkoba.

Wihaji menekankan pentingnya upaya pencegahan yang melibatkan keluarga, demi melahirkan generasi emas Indonesia.

"Kita harus mencegah hal-hal tersebut, karena kita tidak mau kehilangan generasi emas," kata Wihaji dalam sebuah acara bersama BNN di Gedung Halim I, Jumat (29/11).

Data mengungkapkan, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada 2023 mengalami penurunan.

Yaitu berada di angka 1,73 persen, dari sebelumnya 1,95 persen pada 2021. Penurunan ini setara dengan berkurangnya 324.735 orang.

Sebagai bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk, Wihaji juga menekankan pentingnya Program Generasi Berencana (GenRe).

"GenRe memiliki tiga tagline utama yaitu anti pernikahan dini, anti seks bebas, dan anti narkoba," ujarnya.

Pernyataan Wihaji sebagai bentuk dukungan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Upaya tersebut demi memperkuat kesadaran remaja soal bahaya narkoba, dengan pembentukan dan pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK-R dan PIK-M). (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#roti tawar #badan narkotika nasional #yogyakarta #narkoba #diy