Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Melerai Kerusuhan di Jalan Kusumanegara, Kapolresta Hingga Anggota Polri Yogyakarta Alami Luka-luka

Cicik Nur Latifah • Selasa, 3 Desember 2024 | 17:15 WIB
lerai kerusuhan di Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Kapolresta alami luka-luka
lerai kerusuhan di Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Kapolresta alami luka-luka

RADARTUBAN- Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, mengalami luka ringan di jari tangan saat mencoba melerai kerusuhan yang terjadi di Jalan Kusumanegara, Kota Yogyakarta, pada Minggu (1/12) malam.

Kerusuhan tersebut dipicu oleh aksi massa yang berusaha mengibarkan bendera Bintang Kejora, simbol perjuangan kemerdekaan Papua Barat, yang memicu bentrokan dengan aparat kepolisian.

Selain Kapolresta, tiga anggota Polri lainnya juga mengalami luka akibat kerusuhan tersebut. “Anggota yang luka ada tiga orang, semuanya anggota Polri,” ujar Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sujarwo, Senin (2/12).

Meski terluka, Kombes Aditya kini telah kembali beraktivitas. "Beliau tadi pagi sudah memimpin apel. Kemarin itu untungnya hanya luka ringan pada jari tangan," tambah Sujarwo.

Aksi massa di mulai di simpang tiga Jalan Kusumanegara, dekat Taman Makam Pahlawan. Awalnya, demonstrasi berlangsung tertib, namun sekitar pukul 17.20 WIB, situasi memanas ketika massa mulai bergerak ke arah timur Jalan Kusumanegara.

Kericuhan terjadi saat seorang peserta aksi mengibarkan bendera yang bukan bendera Indonesia. Polisi yang berusaha mengamankan aksi tersebut mendapat perlawanan dari massa, sehingga bentrokan tidak terhindarkan.

"Kami berusaha mengamankan pengibaran bendera Bintang Kejora. Namun, mereka langsung menyerang kami," kata salah seorang petugas kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya.

Warga sekitar turut terdampak akibat kericuhan ini. Salah seorang warga, B dari Semaki Gede, menyebutkan bahwa kursi kayu jati milik tetangganya rusak parah. "Kejadian cepat banget, kursi jati remuk," ujarnya.

Warga setempat diminta menutup portal gang untuk mencegah konflik meluas. "Tadi warga sini disuruh masuk dan tidak campur tangan. Polisi berbaju bebas mengimbau langsung," tambahnya.

Setelah beberapa jam, pihak kepolisian berhasil mengendalikan situasi dengan penuh kesopanan. Massa aksi mundur ke arah timur, hingga mencapai kawasan asrama. Hingga kini, lokasi kejadian masih berada dalam pengawasan ketat untuk mencegah kerusuhan lanjutan.

Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik serupa di masa depan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#bintang kejora #anggota polri #Kapolresta #yogyakarta #kerusuhan #kemerdekaan Papua Barat #Jalan Kusumanegara