RADARTUBAN- Peristiwa viral yang melibatkan Gus Miftah dan seorang penjual es teh, Sunhaji, berujung pada berkah yang luar biasa bagi bapak asal Magelang tersebut.
Setelah video Gus Miftah melontarkan guyonan yang dianggap kasar kepada Sunhaji tersebar luas, publik justru merespons dengan gelombang solidaritas yang membawa rezeki tak terduga.
1. Uang Tunai Rp100 Juta dari Willie Salim
TikToker terkenal Willie Salim juga memberikan dukungan kepada Sunhaji. Dia mengunjungi rumah Sunhaji di Grabag, Magelang, dan memberikan uang tunai Rp 100 juta.
Sunhaji berencana menggunakan uang ini untuk membuka warung dan melunasi biaya pendidikan anak-anaknya.
2. Umrah Gratis dari Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar
Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar dari Markaz Hijrah Indonesia di Makassar mengumumkan akan memberangkatkan Sunhaji untuk ibadah umrah secara gratis.
Ustaz Fakhrurrazi, melalui video call, menyampaikan kabar bahagia ini langsung kepada Sunhaji dan berencana membimbingnya selama ibadah umroh yang direncanakan berlangsung pada Ramadhan mendatang.
3. Tawaran Beasiswa untuk Anak
Tokoh sosial Arif Nursalim turut menawarkan bantuan berupa beasiswa pendidikan bagi kedua anak Sunhaji. Dia berharap bantuan ini dapat mendukung masa depan anak-anaknya untuk meraih pendidikan yang lebih baik.
4. Donasi Netizen yang Melimpah
Merasa simpati dengan keadaan Sunhaji, netizen ramai-ramai menggalang dana untuk membantunya. Melalui platform X (sebelumnya Twitter), akun @zoelfick memimpin inisiatif pengumpulan donasi yang hingga Rabu siang berhasil mencapai Rp67,8 juta.
Sebagaimana diketahui, Sunhaji adalah seorang bapak tangguh yang sebelumnya bekerja sebagai tukang kayu. Namun, cedera yang dialaminya memaksanya beralih profesi menjadi pedagang es teh keliling. Dia bekerja keras demi membiayai kebutuhan keluarga dan pendidikan kedua anaknya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan kekuatan solidaritas masyarakat yang mampu mengubah kesulitan menjadi berkah. Sunhaji kini mendapatkan peluang baru untuk memperbaiki kehidupan keluarganya berkat dukungan dari berbagai pihak. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni