Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Massa Aliansi Santri Jalanan di Jogja Tolak Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Tuai Kontroversi di Media Sosial

Mohamad Anas Ali Wafa • Senin, 9 Desember 2024 | 23:54 WIB
Massa yang mengatasnamakan diri santri jalanan membela Miftah Maulana.
Massa yang mengatasnamakan diri santri jalanan membela Miftah Maulana.

RADARTUBAN – Massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Jalanan menggelar aksi di Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta siang ini.

Dalam aksi tersebut, mereka menyatakan penolakan terhadap pengunduran dir Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari jabatanya sebagai Utusan Presiden.

Aksi tersebut dimulai pada pukul 10.30 WIB dan berlangsung dengan damai. Massa juga menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto agar tidak menerima pengunduran diri Gus Miftah dari posisinya sebgai Utusan Presiden.

"Kami memohon agar Gus (Miftah) tidak turun dari jabatannya. Dan kami mohon juga insyaallah memberi surat tembusan kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, agar menolak penurunan Gus Miftah dari jabatannya," kata Koordinator aksi dari Laskar Jogja, Indra Ika Putra, di lokasi.


Salah satu simpatisan dalam aksi tersebut juga mengatakan jika Aliansi Santri Jalanan akan tetap mengawal agar Gus Miftah tetab berada di pemerintahan.

Kami akan terus mengawal abah (Gus Miftah) untuk tetap berada di kursi pemerintahan. " ujar salah satu simpatisan aksi yang enggan ditulis namanya, dikutip dari detik.com

Mereka juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mendengarkan aspirasi rakyat kecil yang menginginkan Gus Miftah tetap menjabat sebagai Utusan Presiden.

Mereka juga mengatakan kesalahan yang dilakukan Gus Miftah merupakan kesalahan yang kecil dan dia bukanlah seorang koruptor.

"Itu semua karena kesalahan kecil beliau (Gus Miftah). Wong beliau juga bukan koruptor. Kami ingin Pak Presiden mendengar kami untuk menolak surat pengunduran diri beliau," ujarnya.


Sebagai Informasi Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman telah mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi sebagai Utsan Khusu Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Miftah yang merupakan pengasuh Pondok Pesantern Ora Aji di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, menyampaikan bahwa keputusan tersebut telah dipertimbangkan dengan matang. Dia menegaskan bahwa pengunduran diri itu murni atas kehendaknya sendiri tanpa adanya tekanan atau permintaan dari pihak lain.

Aksi yang dilakukan Aliansi Santri Jalanan ini viral di media sosial, salah satu yang mengunggah adanya aksi ini adalah akun @titiknol_jogja. Postingan yang diunggah pada Minggu (8/12) pukul 22.11 WIB telah dilihat sebanyak 1,2 juta pengguna media sosial X dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet.

“Gila men. Tuhan bukan, Nabi juga bukan, disebut pemuka agama juga menurut gua bukan wkwkwk. Gapantes banget pemuka agama begitu, ini juga santri-santi stop lah di bodoh-bodohin gus-gus an gini, udah saatnya kalian melek dan cancel hal-hal atau statement-statemen buruk dari miftah dan kroni-kroninya,” tulis akun @Ariel

“Lah iya ini apa lagi, padahal kangmas taim mundur keinginanya sendiri, bapak Prabowo udah nyetujui. La kok anak-anak sanri jalanan ini kepinginnya gimana. Kangmas taim sendiri sudah ikhlas dan legowo,” tulis akun @Gun999Mas, diterjemahkan dari bahasa jawa.

“Sorry santri, are u okay? Emang gk ada tokoh panutan di jogja sebagai kiyai yg real kah??,” tulis akun @Nyerthakp. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Aliansi Santri Jalanan #utusan presiden #gus mus #Miftah Maulana Habiburrahman