RADARTUBAN - Baru-baru ini, kisah mengharukan Sunhaji, seorang penjual es teh keliling, menjadi viral di media sosial. Pak Sunhaji berhasil mewujudkan impian berangkat umrah bersama keluarganya setelah mendapat dukungan luas dari warganet.
Kisah ini pertama kali muncul di akun Instagram @awreceh.id pada 10 Desember 2024 dan langsung mendapat perhatian luas. Postingan ini mengumpulkan 57 ribu likes dan 289 komentar, sementara unggahan lainnya di akun @lambe_turah mencapai 144 ribu likes dan 3.720 komentar.
Viralnya Pak Sunhaji terjadi setelah ia direndahkan pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah.
Momen ini menjadi viral karena pernyataan kontroversial Gus Miftah yang membuat Pak Sunhaji menjadi bahan lelucon dalam sebuah pengajian. Setelah video ini beredar, banyak warganet merasa tersentuh dan tergerak untuk membantu. Mereka menggalang dana untuk membantu Sunhaji berangkat umroh bersama keluarganya.
Setelah kisahnya viral, berbagai platform media sosial menjadi saksi dari banjirnya dukungan dari netizen. Akun @awreceh.id menampilkan caption yang penuh semangat: “Netijen Indonesia berhasil mengumrohkan Pak Sunhaji dan keluarga.”
Komentar-komentar penuh haru pun membanjiri unggahan ini, dengan banyak netizen mengucapkan rasa syukur dan kebahagiaan.
“Allah kalau udah mengundang, emang ada aja jalannya,” salah satu komentar warganet mengekspresikan rasa syukur atas rezeki tak terduga yang diterima Sunhaji.
Warganet juga berbondong-bondong mendoakan perjalanan umroh Pak Sunhaji. Akun @lambe_turah mengunggah momen yang sama dengan menambahkan ucapan selamat.
"Momen Sunhaji Penjual Es Teh Berangkat Umroh Sekeluarga, Selamat menunaikan ibadah umroh,” tulis akun tersebut.
Unggahan ini mengundang ribuan komentar dari warganet yang mendoakan agar perjalanan tersebut berjalan lancar dan penuh berkah.
Kisah viral ini dimulai dari simpati warganet yang terdorong untuk membantu setelah Gus Miftah merendahkan Pak Sunhaji dalam pengajian.
Banyak pihak kemudian berinisiatif untuk menggalang dana melalui berbagai platform hingga berhasil mengumpulkan cukup uang untuk memberangkatkan Sunhaji dan keluarganya ke Tanah Suci.
Warganet tak hanya memberikan dukungan finansial tetapi juga moral, menyemangati Pak Sunhaji untuk tetap tegar dalam menjalani hidup sebagai penjual es teh.
Dalam perjalanan umroh yang dilakukan pada awal Desember 2024, Sunhaji bersama keluarganya terlihat mengenakan pakaian ihram dan tampak melambaikan tangan di sekitar Tanah Suci.
Video momen tersebut, yang diunggah oleh akun Lambe Turah, menunjukkan mereka berjalan bersama rombongan umroh lainnya, dengan Sunhaji memberikan jempol penuh rasa syukur.
Pak Sunhaji juga menyoroti pentingnya kesabaran dan bagaimana solidaritas warganet dapat mengubah hidup seseorang.
“Cara Allah mengabulkan doa-doa dan keinginan hambanya dari arah yang tidak terduga-duga,” tulis seorang warganet di kolom komentar.
Kisah ini mengajarkan kita tentang arti sebuah perjuangan dan keyakinan dalam menghadapi hinaan, serta pentingnya tetap bersabar untuk mencapai keberhasilan.
Kisah Pak Sunhaji bukan hanya tentang perjuangan seorang penjual es teh, tetapi juga bagaimana kekuatan berbagi dan kepedulian dari netizen mampu merubah hidup seseorang secara signifikan.
Ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dapat menjadi katalis perubahan yang besar bagi orang-orang yang berada dalam kesulitan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama