Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kenapa Banyak Lulusan Kurikulum Merdeka Tidak Lulus SNBP? Ini Faktornya!

Mohammad Mukarom • Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:35 WIB
Siswa yang sedang menantikan pengumuman SNBP
Siswa yang sedang menantikan pengumuman SNBP

RADARTUBAN- Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) kembali menjadi sorotan karena banyak siswa yang gagal meski memiliki nilai rapor bagus, terutama bagi lulusan Kurikulum Merdeka.

Banyak ditemui siswa mengeluh tidak lolos SNBP meskipun memiliki nilai akademik yang tinggi selama sekolah.

Ketua Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok menyebut ada beberapa faktor penting yang memengaruhi kelulusan siswa di jalur SNBP.

"Kenapa sulit sekali lolos SNBP, sebetulnya ada beberapa faktor," katanya, Jumat (13/12).

Eduart menjelaskan, kelulusan siswa tidak hanya bergantung pada nilai rapor, tetapi juga pada kesesuaian mata pelajaran yang diambil dengan program studi yang dipilih.

"Siswa lulusan Kurikulum Merdeka sering terkendala karena tidak mengambil mata pelajaran wajib yang relevan dengan jurusan tujuan mereka," terangnya, mengutip JawaPos.com.

Sebagai contoh, banyak siswa yang memilih program studi Kedokteran tetapi tidak pernah mengambil mata pelajaran Biologi atau Kimia saat di SMA.

"Kalau paket mata pelajaran yang diambil tidak sesuai, tentu indeks penilaiannya jadi rendah meskipun nilainya bagus," paparnya.

Eduart mengakui bahwa keluhan serupa juga banyak diterima pada pelaksanaan SNBP tahun lalu, terutama dari siswa dengan nilai tinggi yang tidak lolos.

Disampaikan, penting bagi siswa untuk memahami keterkaitan antara program studi tujuan mereka dengan mata pelajaran yang diambil semasa duduk di bangku SMA.

Untuk mengatasi masalah ini, Eduart berencana meningkatkan komunikasi dengan pihak sekolah, terutama yang menerapkan Kurikulum Merdeka.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan agar siswa lebih memahami dan bijak dalam menentukan program studi sesuai dengan mata pelajaran yang diambil.

Hal ini juga telah dibahas dalam audiensi dengan Kemendikbudristek untuk memperkuat pendampingan siswa dalam memilih program studi di jalur SNBP.

“Kami ingin memastikan bahwa komunikasi dengan pihak sekolah lebih intensif agar siswa dapat memilih prodi yang sesuai,” kata Eduart.

Dirinya berharap pendampingan dari sekolah dapat membantu siswa memilih mata pelajaran yang relevan, agar bisa meningkatkan peluang kelulusan di SNBP. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Kurikulum Merdeka #Nilai Rapor #SNBP