Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mulai Januari Gunung Rinjani Bakal Tutup Jalur Pendakian, Begini Alasannya

Nadia Nafifin • Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:34 WIB
Potret keindahan gunung rinjani
Potret keindahan gunung rinjani

RADARTUBAN - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani akan menutup jalur pendakian ke Gunung Rinjani mulai 1 Januari 2025 hingga 2 April 2025.

Dalam siaran persnya, pihak Balai Taman Nasional menjelaskan bahwa penutupan ini dilakukan untuk dua alasan, salah satunya adalah untuk pemulihan ekosistem.

"Serta (kedua) memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG stasiun klimatolofi kelas I Mataram bahwa sedang terjadi masa peralihan menuju musim hujan 2024/2025," tulis Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dalam siaran persnya, Jum'at (30/12).

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat dan angin kencang yang bisa terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal, terutama dalam peralihan musim hujan.

Selain itu, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani juga mengingatkan tentang potensi bencana lain, seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Gunung Rinjani akan menutup enam jalur pendakian yang meliputi jalur wisata pendakian Senaru dan Jalur Torean di Kabupaten Lombok Utara, Jalur Sembalun, Jalur Timbanuh, dan Jalur Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur, dan Jalur Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengumumkan bahwa aktivitas pendakian Gunung Rinjani terakhir akan berlangsung pada 31 Desember 2024 dan berakhir pada 3 Januari 2025. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pendakian #gunung rinjani #balai taman nasional