Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gunung Lewotobi Meletus, Kolom Abu Capai 700 Meter dan Banjir Lahar Ancam Warga

Cicik Nur Latifah • Minggu, 22 Desember 2024 | 16:15 WIB
Gunung Lewotobi yang erupsi.
Gunung Lewotobi yang erupsi.

RADARTUBAN - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Jumat (20/12).

Erupsi terjadi pukul 18.58 Wita, dengan tinggi kolom abu mencapai 700 meter di atas puncak gunung atau sekitar 2.284 meter di atas permukaan laut.

Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, menjelaskan bahwa erupsi terekam oleh alat seismograf dengan amplitudo maksimum 5,9 mm dan durasi 41 detik.

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau condong ke arah utara. Herman mengimbau masyarakat terdampak hujan abu untuk menggunakan masker atau alat pelindung guna menghindari risiko kesehatan akibat abu vulkanik.

 

Selain erupsi, hujan dengan intensitas tinggi di wilayah sekitar Gunung Lewotobi menyebabkan banjir lahar. Getaran banjir terekam pada Jumat (20/12) pukul 06.00-12.00 Wita dengan amplitudo 37 mm dan durasi 2.471 detik. Curah hujan mencapai 0,9 mm per hari.

"Suara gemuruh lemah terdengar dari Pos PGA Lewotobi Laki-laki. Kami mengimbau warga di Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote untuk tetap waspada terhadap banjir lahar, terutama saat hujan deras," ujar Herman.

Pada periode pengamatan yang sama, terjadi empat kali gempa tremor harmonik dengan amplitudo 5,1-7,4 mm dan durasi 60-420 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3,7 mm. Asap kawah tidak teramati, namun aliran lava tetap stabil pada jarak 4.340 meter ke arah timur laut dan 3.800 meter ke arah barat hingga barat laut.

 

Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berstatus Level IV atau Awas. Cuaca di sekitar gunung cenderung mendung dan hujan, dengan suhu udara berkisar 24-29 derajat Celcius. Pos PGA Lewotobi terus memantau aktivitas vulkanik dan memperingatkan potensi bahaya, termasuk banjir lahar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi terkini dari Pos PGA dan menjaga jarak aman dari puncak gunung serta aliran lava. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Gunung Lewotobi #erupsi #nusa tenggara timur #flores