RADARTUBAN - Program pemeriksaan kesehatan gratis yang diusung oleh presiden Prabowo Subianto akan dilaksanakan pada Februari 2025 mendatang. Fasiltas ini mengeluarkan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun.
Pemerintah menargertkan 60 juta masyarakat dapat memanfaatkan program ini. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya agar 200 juta masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati program ini di setiap hari ulang tahunnya.
Cara mendaftar pemeriksaan gratis cukup mudah. Dikutip dari Poskota, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementrian Kesehatan, Aji Muhawarman menjelaskan tata cara pendaftaran program tersebut.
Masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi SatuSehat yang diinstal melalui Handphone. Setelah berhasil melakukan pendaftaran, tiket dan jadwal pemeriksaan akan diinformasikan melalui aplikasi tersebut. Masyarakat dapat mendatangi puskesmas terdekat sesuai dengan jadwal pada tiket untuk mendapatkan pemeriksaan gratis.
"Setelah mendaftar nanti akan mendapatkan notifikasi kapan waktunya harus datang ke puskesmas atau klinik," kata Aji Muhawarman.
Masyarakat yang tidak memiliki Handphone atau tidak bisa menginstal aplikasi tidak perlu risau. Aji Muhawarman menjelaskan bahwa pendaftaran juga bisa dilakukan secara manual. Masyarakat cukup membawa kartu identitas seperti KTP ke puskesmas terdekat untuk memperoleh pemeriksaan gratis.
"Bagi yang tak memiliki smartphone dapat datang langsung ke puskesmas untuk mendaftar dulu sebelum mendapat layanan cek kesehatan gratis," jelasnya.
Pemeriksaan kesehatan biasanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dengan adanya program layanan pemerikasaan gratis ini, pemerintah berharap mampu membantu masyarakat mengenali penyakit yang diderita sejak dini agar mendapatkan penanganan sesegera mungkin. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni