Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

TSMC Umumkan Akan Produksi Massal Chip 1,6 nm Mulai Tahun Depan

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 19 Januari 2025 | 20:35 WIB
Produsen chip asal Taiwan, TSMC.
Produsen chip asal Taiwan, TSMC.

RADARTUBAN - Perkembangan teknologi chip pada era sekarang dapat dikatakan sangat mengesankan. Hampir setiap tahun selalu ada gebrakan baru baik dari para produsen chip maupun pabrik pengecoran chip.

Salah satu nama besar dalam industri chip dunia, TSMC menjadi aktor penting dalam menciptakan inovasi.

Dilansir dari laman Phone Arena, perusahaan asal Taiwan tersebut baru-baru ini mengumumkan akan memproduksi massal chip berfabrikasi 1,6 nm mulai tahun depan.

Pengumuman ini dilakukan setelah TSMC mulai memproduksi massal chip 2 mm pada tahun ini setelah pengumuman dilakukan pada akhir tahun lalu.

Dengan hadirnya chip 1,6 nm, TSMC berhasil menyusutkan ukuran transistor dan memungkinkan mereka untuk menempatkan lebih banyak transistor ke chip yang tengah dibuatnya.

Hal ini dilakukan karena pada dasarnya ketika chip memiliki lebih banyak transistor didalamnya, maka efisiensi daya serta performa dari chip tersebut akan melonjak signifikan. Dengan begitu pabrik pengecoran chip seperti TSMC terus mengembangkan ukuran transistor yang lebih kecil daripada sebelumnya.

Semakin kecil ukuran transistor, semakin kecil juga jarak antar transistor satu dengan yang lainnya. Hal tersebut yang membuat efisiensi daya chip dengan arsitektur kecil semakin meningkat.

Ambil contoh pada iPhone 11 yang dirilis pada tahun 2019 yang membawa chip Apple A13 Bionic dengan arsitektur 7 nm. Chip ini membawa sebanyak 19 miliar transistor didalamnya.

Hal ini tentu berbeda dengan iPhone 16 Pro Max yang membawa chip Apple A18 Pro berarsitektur 3nm. Kendati tidak menyebutkan jumlah transistor didalamnya, namun diperkirakan chip A18 Pro memiliki 20 miliar transistor, mengingat A17 Pro memiliki 19 miliar transistor.

Inovasi inilah yang membuat TSMC terus menjadi pemain utama dalam industri chip dunia dengan melesat jauh meninggalkan para pesaingnya. Dari laporan perusahaan tersebut pendapatan TSMC naik 32 persen dari kuartal empat beberapa tahun kebelakang, dan diprediksi masih akan naik pada tahun ini. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#chip #tsmc #taiwan #phone arena