RADARTUBAN - Tragedi memilukan terjadi di Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Seorang pria berinisial MFR, 20, warga Desa Baleturi, tewas tersengat aliran listrik saat memasang kabel jaringan WiFi, Rabu (22/1).
Kejadian tersebut membuat tubuh korban tergantung di kabel telekomunikasi, memicu kepanikan warga sekitar.
"Iya benar, peristiwa itu terjadi di Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, pada Rabu 22 Januari kemarin siang," ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, Kamis (23/1).
Menurut keterangan polisi, MFR sedang memasang jaringan kabel WiFi bersama rekannya, AF.
Saat itu, korban berada di atas tiang listrik untuk menarik kabel, sementara AF membantu dari bawah. Naas, tubuh MFR tersentuh kabel listrik, menyebabkan dirinya tersengat hingga meninggal di tempat.
"Korban berada di atas tiang melakukan penarikan kabel, sementara AF membantu dari bawah," jelas Supriyanto.
Melihat kejadian itu, AF langsung meminta pertolongan warga. Penduduk setempat melaporkan insiden tersebut ke Polsek Prambon dan Puskesmas Prambon.
Ketika tim penyelamat tiba di lokasi, tubuh korban ditemukan dalam posisi duduk di atas kabel telekomunikasi, sudah tidak bernyawa.
"Korban ditemukan masih tersangkut di atas jaringan kabel dengan posisi duduk di atas kabel jaringan telekomunikasi. Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," tambah Supriyanto.
Evakuasi dilakukan dengan bantuan Tim Inafis Polres Nganjuk, Polsek Prambon, PLN, dan petugas medis. Aliran listrik sementara dipadamkan untuk memperlancar proses tersebut.
Petugas juga mengamankan barang bukti berupa tangga, gulungan kabel WiFi, pakaian, dan sandal korban. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni