RADARTUBAN - Gunung Bromo merupakan salah satu wisata yang biasa ramai pengunjung, apalagi saat libur panjang, seperti libur panjang Isra Miraj dan Imlek.
Meski sedang libur panjang, Gunung Bromo ternyata masih akan tutup pada Hari Selasa (28/1).
Penutupan pada momen libur panjang ini adalah didasari oleh faktor tradisi dan budaya setempat, yakni Wulan Kapitu.
"Wulan Kapitu adalah bulan ketujuh dalam kalender Masyarakat Tengger yang oleh sesepuh atau tokoh masyarakat Tengger dianggap sebagai bulan yang disucikan,” tulis pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di postingan Instagram resminya (3/1).
Penutupan tersebut dilakukan mulai Senin (27/1) pada pukul 15.00 WIB sampai Selasa (28/1) pukul 23.59 WIB.
Penutupan Gunung Bromo saat Wulan Kapitu berlaku di kawasan kaldera atau kawasan lautan pasir.
Batas kendaraan bermotor jika dari Pasuruan adalah pintu masuk Wonokitiri. Sedangkan jika dari Malang dan Lumajang adalah sampai Jemplang. Jika dari Probolinggo, batasnya adalah sampai Cemoro Lawang.
Jika ingin berkunjung ke Bromo, wisatawan hanya diperbolehkan berada di area tertentu dan tidak diizinkan turun ke lautan pasir.
Namun, tempat wisata seperti Bromo Hillside masih dapat dikunjungi karena lokasinya berada di kawasan Jemplang.
Wisata Bromo baru akan dibuka lagi dan bisa dikunjungi wisatawan pada keesokan harinya, Rabu (29/1). (*)
Editor : Yudha Satria Aditama