RADARTUBAN - Islam Makhachev mengungkapkan keinginan terbesarnya untuk menghadapi Justin Gaethje, lawan terakhir Khabib Nurmagomedov, di laga berikutnya.
Keinginan ini diutarakan Makhachev saat ditanya mengenai kemungkinan lawan dalam pertarungan mendatang.
Justin Gaethje, yang dijuluki The Highlight, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk berlaga di UFC 313 pada Maret mendatang. Dalam ajang tersebut, Gaethje dijadwalkan bertanding di kelas ringan melawan Dan Hooker.
Pertarungan ini menjadi kesempatan baginya untuk kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya kalah KO/TKO dari Max Holloway pada UFC 300, April tahun lalu.
Di sisi lain, Islam Makhachev, yang baru saja mempertahankan sabuk juara kelas ringan di UFC 311, tengah mempertimbangkan sejumlah opsi lawan, termasuk nama-nama yang direkomendasikan oleh UFC.
Meski banyak yang memprediksi dia akan menghadapi Charles Oliveira lagi, Makhachev justru memiliki pandangan berbeda. Dia lebih tertarik untuk menghadapi Gaethje, karena mengaku memiliki motivasi tinggi untuk melawan petarung yang belum pernah dihadapinya.
"Saya suka ide ini karena saya belum pernah bertarung melawan Justin Gaethje," ungkap Makhachev, seperti dilansir dari BJPENN.
Dia juga mengatakan jika melawan lawan yang sama tidak membuat dirinya memiliki motivasi yang besar.
"Saya sudah menghadapi Oliveira dan Tsarukyan. Persiapan melawan lawan yang sama tidak memberikan motivasi besar."
Makhachev menilai laga melawan Gaethje akan memberikan motivasi berbeda, mulai dari tahap persiapan hingga pertarungan di oktagon. Dia berharap Gaethje bisa menunjukkan performa terbaiknya di UFC 313 mendatang.
Jika Gaethje meraih kemenangan, Makhachev percaya laga antara mereka akan menjadi duel yang pantas untuk memperebutkan sabuk juara kelas ringan UFC.
"Tapi jika Gaethje menunjukkan dirinya dengan baik pada pertarungan selanjutnya, kami bisa bersua," tambah Makhachev.
Pertarungan antara dua petarung elit ini tentu menjadi sesuatu yang dinantikan oleh para penggemar MMA, karena keduanya memiliki gaya bertarung yang spektakuler dan rekam jejak yang mengesankan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama