Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Seorang ABK Ditemukan Meninggal Dunia di Kapal Saat Berlayar di Perairan Laut Jawa, Begini Kronologinya

Bihan Mokodompit • Rabu, 5 Februari 2025 | 00:35 WIB
Ilustrasi kapal nelayan
Ilustrasi kapal nelayan

RADARTUBAN - Seorang anak buah kapal (ABK) ditemukan meninggal dunia di atas Kapal Motor (KM) Global Jaya 5 saat berlayar di Perairan Laut Jawa. Korban berinisial M, 34 pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh rekannya sesama ABK pada Senin (3/2).

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa korban bersama sejumlah ABK lainnya sedang dalam perjalanan menangkap cumi-cumi di perairan tersebut.

Menurut keterangan Ade Ary, pada Sabtu, (1/2), sekitar pukul 18.30 WIB, korban bersama ABK lainnya mulai memancing cumi di Perairan Laut Jawa. Aktivitas tersebut selesai pada Minggu (2/2), sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 04.00 WIB pada Minggu pagi. Saat itu, M masih berbaring sambil memainkan ponselnya di dalam kamar.

Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 08.30 WIB, salah satu ABK bernama AH membangunkan rekan-rekannya untuk bersiap bekerja dan mengangkat jangkar.

Ketika masuk ke kamar, dia melihat M tertidur dalam posisi tengkurap.

“AH kemudian membangunkan dengan cara dipanggil tetapi korban tidak bangun,” ujar Ade Ary saat memberikan keterangan, Selasa (4/2).

Karena merasa ada yang tidak beres, AH kembali mencoba membangunkan korban dengan memanggil namanya, namun tidak ada respons.

Dia lalu meminta beberapa ABK lain untuk membantu memeriksa kondisi korban. Setelah dicek, denyut nadi di tangan dan lehernya sudah tidak terasa.

“Setelah dicek denyut nadi di tangan dan di leher, sudah tidak ada,” lanjutnya.

 

Mengetahui kejadian tersebut, nakhoda kapal segera menghubungi pemilik kapal dan memutuskan untuk membawa KM Global Jaya 5 kembali ke Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Kapal tiba di pelabuhan pada Senin dini hari pukul 02.30 WIB, dan insiden ini langsung dilaporkan ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa.

“Pawas Iptu Yacob Priyono memimpin piket fungsi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi terhadap jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka atau tanda-tanda bekas penganiayaan,” jelas Ade Ary.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk menjalani visum et repertum.

“Kasus ini ditangani oleh Polsek Sunda Kelapa,” pungkasnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#menangkap #Global Jaya 5 #cumi-cumi #meninggal dunia #pelabuhan muara angke #laut jawa #abk #Polda Metro Jaya #kapal motor