RADARTUBAN - Sebuah video yang dibagikan di Instagram oleh akun @infomania memperlihatkan kasus infeksi larva cacing pada seorang anak berusia 5 tahun.
Dalam video tersebut memperlihatkan larva cacing berada di bagian kaki sang anak, dan kondisi tersebut sedang ditangani oleh dokter dengan menyemprotkan Cairan pada kaki anak kecil itu.
kasus terinfeksi cacing tambang disebut cutaneous larva migrans dalam dunia medis. Dapat terjadi karena anak sering bermain di tempat kotor, berjalan tanpa alas kaki, atau memasukkan tangan/mainan ke mulut.
Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Vincencius William, M.S., SpA., menjelaskan, konsumsi makanan yang tidak matang dengan sempurna seperti daging atau kebiasaan anak-anak yang suka memasukkan jari atau benda ke dalam mulutnya bisa jadi salah satu penyebab infeksi cacing tambang.
Sementara itu Dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc., SpA, menambahkan bahwa gejala infeksi cacing tambang meliputi lesi kemerahan seperti cacing di kulit, disertai gatal, bengkak, dan perih.
Infeksi cacing tambang berbahaya karena dapat menimbulkan infeksi sekunder oleh bakteri seperti Staphylococcus atau Streptococcus.
Selain itu, cacing tambang dapat menginfeksi paru-paru, menyebabkan batuk dan sesak napas, serta berisiko menyebabkan malnutrisi dan anemia.
Dokter William menjelaskan bahwa kondisi ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam 6-8 minggu, sesuai siklus hidup cacing.
Namun, pemberian obat cacing dapat mempercepat proses penyembuhan.
Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk selalu menjaga kebersihan tubuh anak setelah beraktivitas di luar rumah.
Cuci tangan dan kaki anak, serta mandikan hingga bersih untuk menghindari paparan kuman, bakteri, dan parasit seperti cacing. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni