Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Seorang Pria di Bangka Selatan Tewas Diterkam Buaya Saat Memancing

Alifah Nurlias Tanti • Minggu, 9 Februari 2025 | 19:51 WIB

Ilustrasi buaya yang sedang mengintai.
Ilustrasi buaya yang sedang mengintai.

RADARTUBAN - Seorang warga bernama Sapan, 36, ditemukan tewas di Sungai Kabal, Bangka Selatan (Basel), setelah diduga diterkam buaya saat sedang memancing.

Kepala Basarnas Bangka Belitung (Babel), I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (7/2). Saat itu, Sapan sedang memancing bersama temannya, Bijay, di Desa Sebagin, Basel.

"Peristiwa ini terjadi pada pukul 14.00 WIB. Kami bersama tim SAR gabungan segera melakukan pencarian terhadap korban," jelas Oka.

Sapan, warga Desa Jelutung 2, Kecamatan Toboali, berangkat memancing bersama rekannya sekitar pukul 11.00 WIB. Setibanya di lokasi, ia mulai memancing dengan teknik casting. Namun, pada pukul 14.00 WIB, rekannya melihatnya di tepi sungai tiba-tiba diterkam oleh buaya yang menyeretnya ke dalam air.

Menyaksikan insiden tersebut, Bijay panik dan segera melapor kepada warga setempat serta keluarga korban. Upaya pencarian secara mandiri yang dilakukan hingga petang pada hari itu ternyata tidak membuahkan hasil. Akhirnya, mereka melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Babel.

Tim SAR gabungan pun dikerahkan, menggunakan drone dan alat Crocodile Attack Protection Equipment (CAPE) untuk mencari korban. Namun, pada hari pertama pencarian, tim masih belum berhasil menemukan Sapan. Korban baru ditemukan keesokan harinya dalam keadaan tidak bernyawa.

"Korban ditemukan mengapung pada pukul 06.00 WIB, sekitar 300 meter dari lokasi kejadian awal. Kondisi korban menunjukkan beberapa luka akibat serangan buaya, termasuk di bagian tubuh dan kepala," terangnya.

Proses pencarian melibatkan masyarakat serta keluarga korban, yang juga ikut membantu. Jenazah Sapan kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.

"Saat penyisiran dilakukan, korban ditemukan. Warga dan rekan-rekan korban langsung mengevakuasi jenazahnya menuju rumah duka. Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian kemudian juga datang ke rumah duka," tambah Oka. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#drone #memancing #Crocodile attack #buaya #bangka selatan #Tim SAR