Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Program MBG Empat Lawang Dihentikan Sementara, Dugaan Makanan Berulat Mencuat

Ika Nur Jannah • Kamis, 20 Februari 2025 | 15:10 WIB
Ilustrasi sakit perut
Ilustrasi sakit perut

RADARTUBAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Empat Lawang dihentikan sementara setelah delapan siswa SD Negeri 7 Tebing Tinggi dilarikan ke puskesmas akibat mengalami sakit perut dan muntah-muntah usai menyantap menu MBG pada hari Selasa (18/2). Diduga, menu tersebut basi dan berulat.

Kepolisian Resor Empat Lawang telah meminta penghentian sementara program MBG. Kapolres Empat Lawang, Ajun Komisaris Besar Abdul Aziz Septiadi, menyatakan bahwa penghentian dilakukan hingga ada kepastian hasil uji laboratorium dari sampel menu yang diduga bermasalah.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengirimkan sampel menu ke Laboratorium Forensik Polda Sumsel dan Laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Palembang.

Kepala BBPOM di Palembang, Yani Ardiyanti, menyatakan bahwa sampel MBG telah diterima dan sedang dalam proses pengujian. Hasil uji akan disampaikan kepada Polres Empat Lawang.

Menu MBG di Empat Lawang disediakan oleh Yayasan Vieki Indira di bawah koordinasi Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Sumsel.

Ketua DPD PPJI Sumsel, Evie Hadenli, mengklaim bahwa menu ikan patin fillet crispy yang disajikan tidak mungkin berulat karena dipotong tipis dan digoreng garing.

Awalnya, Evie menyatakan bahwa kasus itu sudah selesai dan tidak terbukti ada menu yang basi ataupun berulat, namun kemudian menolak memberikan keterangan lebih lanjut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#SD Negeri 7 Tebing Tinggi #muntah #Makan Bergizi Gratis #sakit perut #Berulat #Mbg #empat lawang #basi