Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pantai Bangsring Underwater Tercemar Limbah Oli, Wisatawan Kecewa dan Ikan Menghilang

Nadia Nafifin • Kamis, 20 Februari 2025 | 16:35 WIB

 

Pantai Bangsring Underwater tercemar limbah oli
Pantai Bangsring Underwater tercemar limbah oli

RADARTUBAN - Wisata Pantai Bangsring Underwater, yang terletak di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami pencemaran akibat limbah oli pada Rabu (19/2).

Akibat kejadian ini, aktivitas wisata di pantai tersebut terganggu, karena tumpahan oli yang licin menempel di berbagai tempat, termasuk rumah apung, dermaga, dan patung-patung bawah air.

“Ikan kocar-kacir karena dari baunya saja menyengat,” ujar pengelola Bangsring Underwater, Wildan, Rabu (19/2).

Pihaknya berupaya keras melakukan penyemprotan agar oli yang terbawa angin dari lautan lepas tidak lagi mencemari perairan Bangsring Underwater.

Dia berharap, setelah proses pembersihan selesai, ikan-ikan cantik yang biasanya menghuni kawasan tersebut, namun kini berpindah ke laut lepas dapat kembali.

Wildan mengungkapkan bahwa pencemaran ini bukan terjadi sekali, melainkan berulang kali, sehingga menimbulkan kerugian bagi pengelola. Akibatnya, wisatawan yang datang pun harus menelan kekecewaan.

“Image baiknya Banyuwangi yang dipertaruhkan. Orang jadi malas ke tempat snorkeling karena sering ada pencemaran. Dampaknya ke kita semua,” tuturnya.

Dia juga berharap pemerintah setempat dan pihak terkait, seperti syahbandar, dapat mengambil tindakan tegas terhadap pencemaran limbah oli.

Limbah tersebut diduga berasal dari kapal-kapal yang bersandar di wilayah Bengkak, Alasbulu, dan Bangsring, yang sedang menunggu giliran untuk masuk ke Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.

Meskipun tumpahan oli dapat dihalau sementara dengan kerja keras dalam pembersihan, tidak menutup kemungkinan kejadian serupa akan terulang dalam waktu dekat. Pasalnya, pencemaran ini sudah sering terjadi.

Sebelum peristiwa hari ini, kejadian serupa juga terjadi baru-baru ini, tepatnya pada Senin (17/2).

“Intinya saya minta pemerintah, terutama syahbandar, menyikapi hal tersebut karena pencemaran bukan lagi hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berdampak ke sektor wisata,” tegasnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#wisatawan kecewa #menyengat #ikan #underwater #pantai bangsring #banyuwangi #Limbah Oli #licin #Pencemaran