RADARTUBAN - Indonesia kehilangan salah satu tokoh penting di dunia kepolisian dan pemerintahan.
Mantan Wakapolri sekaligus Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Komjen Pol (Purn) Dr. Syafruddin Kambo.
Dia meninggal dunia pada Kamis (20/2) kemarin, pukul 18.14 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.
“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Komjen Pol (Purn) Dr. Syafruddin Kambo," ujarnya kepada wartawan.
Syafruddin Kambo lahir pada 12 April 1961 dan wafat di usia 63 tahun. Dirinya sempat menjabat sebagai Wakapolri pada tahun 2016-2018.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang berperan dalam reformasi birokrasi nasional, terutama saat menjabat sebagai Menpan-RB dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dari 15 Agustus 2018 hingga 20 Oktober 2019.
Dedikasinya juga meluas ke dunia pendidikan dan keumatan. Pada 2021, dia dipercaya memimpin delegasi Indonesia dalam proses muadalah pondok pesantren dengan Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.
Selain itu, Syafaruddin Kambo juga sempat menjadi Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin Makassar dan pembina di sejumlah organisasi kepemudaan Islam, termasuk Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia serta Forum Komunikasi Pesantren.
Dalam bidang ekonomi, Syafruddin turut mendorong pemberdayaan umat Islam melalui pemanfaatan dana zakat.
Sebagai Ketua ASFA Foundation, dirinya berupaya mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan delapan asnaf yang berhak menerima.
Atas dedikasi dan kontribusinya, Syafruddin menerima berbagai penghargaan. Pada 2017, Republika menobatkannya sebagai Tokoh Perubahan dalam kategori “Pembangunan Islam dan Pemberdayaan Umat".
Sementara itu, pada 2020, pihaknya turut dianugerahi Bintang Bhayangkara Utama atas jasa-jasanya di instansi kepolisian.
Kepergiannya meninggalkan jejak panjang dalam berbagai sektor, mulai dari keamanan, pemerintahan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Rasa kehilangan juga dialami oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Dia melayat ke rumah duka bersama jajaran kepolisian di Jakarta Selatan.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun, keluarga besar Polri berduka cita atas berpulangnya Bapak Komjen Pol Syafruddin Kambo, seorang senior yang telah memberikan banyak kontribusi bagi institusi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi kami," ujarnya, Jumat (21/2).
Kapolri juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan almarhum, agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Kami memohon doa agar beliau diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Listyo Sigit. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni