Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menteri ATR/BPN Ikut Tanggapi Tren Tagar KaburAja Dulu yang Viral di Media Sosial : Ini Orang Stress

Dinatur Rohmah Briliana • Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:29 WIB

 

Menteri ATR/BPN Nursron Wahid ikut komentari tren #KaburAjaDulu
Menteri ATR/BPN Nursron Wahid ikut komentari tren #KaburAjaDulu

RADARTUBAN - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, angkat bicara mengenai tagar #KaburAjaDulu yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Tagar ini muncul di tengah ketidakpastian sosial-ekonomi, di mana sejumlah individu menyarankan agar masyarakat meninggalkan Indonesia untuk mencari peluang yang lebih baik di luar negeri.

Menanggapi fenomena ini, Nusron menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sebenarnya dalam keadaan stabil.

Nusron menyoroti sejumlah indikator ekonomi, seperti inflasi yang terjaga rendah, cadangan devisa yang kuat, serta sistem keuangan yang kokoh dengan dukungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Menurutnya, tidak ada alasan untuk panik dan buru-buru hengkang dari negeri sendiri.

“Fundamental makro bagus, inflasinya rendah, kita ini apalagi, cadangan devisa kuat, LPS kokoh, kok tiba-tiba ngomong, ras, bang, kemudian cabut aja dulu ke luar negeri. Ini kan orang stres ini,” ujar Nusron saat ditemui di kantornya, Jumat (21/2).

Lebih lanjut, Nusron menekankan bahwa dalam situasi yang penuh tantangan seperti sekarang, Indonesia justru membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat untuk membangun negeri.

Nusron menilai, mengajak orang untuk meninggalkan Indonesia bukanlah langkah yang bijak, terutama ketika pemerintah dan berbagai pihak tengah berupaya menarik kembali talenta terbaik untuk turut serta dalam pembangunan nasional.

“Kok kita di sini ngajak orang, ayo yang di luar, ayo kita kembali bangun Indonesia bareng. Bangun Indonesia bareng-bareng, kita memanggil putra-putra terbaik Indonesia untuk membangun Indonesia ke depan ini, kok malah menginstruksikan, yuk kita cabut aja. Ya kalau kamu mau cabut, ya cabut aja, nggak apa-apa,” lanjutnya.

Meski begitu, Nusron juga mengakui bahwa setiap individu berhak menentukan masa depan mereka. Jika ada yang merasa lebih nyaman dan memiliki peluang lebih baik di luar negeri, ia tidak mempermasalahkan keputusan tersebut.

“Kalau yang bersangkutan itu memang punya kesempatan kerja lebih baik, nasib lebih baik di luar, alhamdulillah bagus dan itu sah dan hak. Karena apa? Pasal 28, negara itu ngasih kebebasan untuk bekerja di mana mendapatkan pendapatan dan kehidupan yang layak,” katanya.

Namun, Nusron mengingatkan agar tidak sembarangan mengajak orang lain ikut-ikutan jika situasi di luar negeri ternyata tidak seindah yang dibayangkan.

Nusron juga mengingatkan bahwa bekerja di luar negeri bukan hanya soal mencari gaji lebih tinggi, tetapi juga mempertimbangkan tantangan dan risiko yang ada.

“Kalau dia yakin kehidupan lainnya di luar, ya silakan. Tapi nggak usah ajak-ajak orang yang sudah bekerja mapan di sini. Ya kalau cabut kemudian ditampung gaji lebih bagus, ya nggak apa-apa. Kalau nggak, mau jadi gelandangan lagi, mau jadi tarzan?” tegasnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#luar negeri #Meninggalkan Indonesia #tagar #KaburAjaDulu #ekonomi #peluang #media sosial #Menteri ATR BPN Nusron Wahid #viral