Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

5 Kepala Daerah Tumbang di Retreat Akmil: 3 Dilarikan ke RS, 2 Istirahat di Tenda

Cicik Nur Latifah • Selasa, 25 Februari 2025 | 19:05 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima Sugiarta.
Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima Sugiarta.

RADARTUBAN - Lima kepala daerah peserta retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, mengalami kelelahan hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Tiga diantaranya bahkan dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tidar, sementara dua lainnya memilih beristirahat di tenda.

Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima Sugiarta mengungkapkan bahwa dari tiga kepala daerah yang dirawat di rumah sakit, dua harus menjalani rawat inap, sementara satu lainnya cukup dengan infus.

"Tetapi ada juga yang istirahat di tenda, sekitar dua orang tadi," ujar Bima di Magelang, Minggu (23/2).

Bima menambahkan bahwa kondisi peserta yang jatuh sakit ini diperkirakan akibat jadwal retreat yang padat dan intens. Oleh karena itu, mereka diberikan dispensasi untuk istirahat dan tidak mengikuti pembelajaran sementara waktu.

"Mudah-mudahan besok mereka bisa pulih dan kembali mengikuti kegiatan," tambahnya.

 

Retreat kepala daerah ini merupakan program rutin yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pembinaan, Pengawasan, dan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Kegiatan ini berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 dan diisi oleh berbagai materi yang disampaikan oleh puluhan menteri serta Presiden Prabowo Subianto.

Sebanyak 40 menteri Kabinet Merah Putih dijadwalkan menjadi pemateri, sementara Presiden Prabowo akan memberikan arahan pada hari terakhir acara. Selain itu, Widyaiswara dari Lemhannas turut mengisi pembelajaran dalam dua hari pertama.

Bima Arya memastikan bahwa retreat ini diadakan dengan anggaran yang lebih kecil dibanding periode sebelumnya, yakni sekitar Rp13 miliar yang bersumber dari APBN.

"Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik," jelasnya.

 

Di tengah jalannya retreat, kehadiran kepala daerah dari PDIP menjadi sorotan. Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sebelumnya menginstruksikan seluruh kepala daerah dari partainya untuk menunda keikutsertaan mereka dalam retreat ini.

Instruksi tersebut dikeluarkan pasca-penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK pada 20 Februari 2025. Surat DPP PDIP yang diteken oleh Megawati meminta kadernya menunda keberangkatan ke Magelang hingga ada kejelasan lebih lanjut.

Namun, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa ada 51 kepala daerah dari PDIP yang tetap mengikuti retreat sejak hari pertama. Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyebut ada 55 kepala daerah PDIP yang sudah berada di Magelang, namun belum masuk ke kompleks Akmil.

"Mereka menunggu hasil komunikasi antara DPP PDIP dan pemerintah, yang dijembatani oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung," jelas Masinton.

 

Selain polemik kehadiran kepala daerah PDIP, tercatat ada 53 kepala daerah yang tidak mengikuti retreat ini. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya telah mengajukan izin resmi, lima karena sakit dan satu lainnya karena acara keluarga.

Sementara itu, 47 kepala daerah lainnya belum hadir tanpa memberikan keterangan apa pun.

"Jadi, ada 47 kepala daerah yang belum hadir tanpa kabar," ungkap Bima Arya.

 

Retreat kepala daerah kali ini diwarnai dengan jadwal yang padat serta protokol yang ketat. Para peserta sudah tiba di Akmil sejak 21 Februari lalu dengan mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad) lengkap.

Di hari terakhir, agenda penutupan akan diisi dengan parade senja serta arahan langsung dari Presiden Prabowo.

"Insya Allah, beliau akan hadir di penghujung acara untuk memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah yang mengikuti retreat ini," kata Bima.

Meski memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan kepala daerah, jadwal ketat retreat ini tampaknya cukup menguras energi para peserta, terbukti dengan adanya lima kepala daerah yang jatuh sakit. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#retreat #akademi militer #kepala daerah #wakil menteri dalam negeri #magelang