Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Danantara Resmi Diluncurkan, Ini Susunan Pengurus yang Ditetapkan Prabowo

Cicik Nur Latifah • Selasa, 25 Februari 2025 | 22:05 WIB
Persemian Danantara
Persemian Danantara

RADARTUBAN- Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi, Daya Anagata Nusantara (Danantara), di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (24/2).

Dalam kesempatan ini, Prabowo menunjuk Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara untuk memimpin lembaga investasi tersebut.

Berikut adalah susunan lengkap pengurus Danantara yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto:

1. Kepala Danantara: Rosan Roeslani

2. Ketua Dewan Pengawas: Erick Thohir (Menteri BUMN)

3. Wakil Ketua Dewan Pengawas: Muliaman Hadad

4. Holding Investasi: Pandu Sjahrir

5. Holding Operasional: Donny Oskaria (Wakil Menteri BUMN)

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa dengan susunan kepemimpinan ini, Danantara diharapkan mampu mengelola investasi nasional secara efektif guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Prabowo menekankan bahwa keberadaan Danantara bertujuan untuk menopang masa depan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, dia meminta agar pengelolaan lembaga ini dilakukan secara transparan dan hati-hati.

"Daya Anagata Nusantara artinya kekuatan energi masa depan bagi Indonesia, untuk anak dan cucu kita. Danantara harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan sangat hati-hati, dengan sangat transparan, dengan saling mengawasi, dan bisa diaudit setiap saat oleh siapapun, karena ini adalah milik anak dan cucu kita," ujar Prabowo.

Prabowo juga mengklaim bahwa dalam 100 hari pertama pemerintahannya, negara berhasil melakukan penghematan anggaran sebesar Rp 300 triliun atau hampir USD 20 miliar.

Dana tersebut berasal dari efisiensi anggaran di pos belanja yang dianggap tidak tepat sasaran serta penghapusan kegiatan yang berpotensi menimbulkan korupsi.

"Dalam 100 hari pertama pemerintah yang saya pimpin, kami berhasil mengamankan lebih dari Rp 300 triliun, hampir USD 20 miliar, yang sebelumnya terhambat oleh inefisiensi, korupsi, dan belanja-belanja yang kurang tepat sasaran," kata Prabowo.

Dana hasil penghematan tersebut akan digunakan sebagai modal awal Danantara.

Lembaga ini nantinya akan membiayai sekitar 20 proyek strategis nasional yang berkaitan dengan industrialisasi dan hilirisasi.

Dengan modal besar yang dimiliki, Prabowo optimistis Danantara bisa menjadi salah satu lembaga investasi terbesar di dunia.

Dia berharap Danantara bisa mendorong lebih banyak perusahaan Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500, yang menandakan posisi kuat dalam perekonomian global.

"Kita ingin melihat lebih banyak BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500, membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tetapi juga bisa menjadi pelopor dan pemimpin dalam perekonomian dunia," tegasnya.

Peluncuran Danantara menjadi langkah awal bagi pemerintah dalam mengelola investasi nasional dengan skala yang lebih besar dan sistematis. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#rosan roeslani #Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara #Tony Blair #susunan pengurus #Erick Thohir #presiden prabowo subianto #Danantara