Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Meski Bulan Ramadan, Hadiah Ulang Tahun Cek Kesehatan Gratis Masih Tetap Berjalan

M Robit Bilhaq • Jumat, 28 Februari 2025 | 00:10 WIB
Ilustrasi pemeriksahaan kesehatan
Ilustrasi pemeriksahaan kesehatan

RADARTUBAN - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas tetap beroperasi seperti biasa selama bulan Ramadan.

Cek kesehatan gratis tetap jalan seperti biasa, mungkin yang kayak ukur tekanan darah pada bulan puasa masih bisa,” ujar Budi di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (26/2).

Selain itu, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut juga tetap tersedia di puskesmas selama bulan puasa.

“Pemeriksaan gigi dan mulut juga tidak ada masalah, tetap bisa dilakukan,” lanjutnya sebagaimana dikutip dari Antara.

Budi juga menjelaskan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu 30 hari setelah tanggal ulang tahun.

Program Cek Kesehatan Gratis pertama kali diperkenalkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 Februari 2025.

Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara Indonesia untuk menjalani pemeriksaan kesehatan gratis pada hari ulang tahun mereka, dengan masa berlaku hingga 30 hari setelah tanggal ulang tahun.

Pemeriksaan kesehatan ini mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia, dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelompok umur.

Masyarakat dapat mengakses layanan ini dengan datang langsung ke puskesmas terdekat sesuai alamat KTP, atau mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Mobile maupun melalui nomor WhatsApp yang telah disediakan oleh pemerintah.

Terkait mekanisme pelaksanaan layanan ini, pemerintah menetapkan kuota harian untuk menghindari antrean yang terlalu panjang dan memastikan pelayanan tetap optimal.

“Untuk jumlah kuota maksimal, kami membatasi agar masyarakat tidak kecewa saat datang ke puskesmas dan harus menunggu terlalu lama. Berkat sistem digital, pada tahap awal kami menetapkan kuota pendaftaran digital sebanyak 30 orang per hari. Kuota ini merupakan tambahan dari layanan pemeriksaan yang sudah ada setiap harinya,” jelas Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi, Jumat (7/2).

Maria juga menyampaikan bahwa jumlah kuota tersebut akan terus dievaluasi. Jika memungkinkan, pemerintah akan menambah kuota berdasarkan hasil pemantauan terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus mengevaluasi. Jika kuota bisa ditambah, maka sistem digital akan menyesuaikan jumlahnya. Namun, untuk tahap awal, kuota tetap 30 orang per hari,” pungkasnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#cek kesehatan gratis #bulan puasa #bulan ramadan #puskesmas #menteri kesehatan #budi gunadi sadikin #presiden prabowo subianto