Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mentan Amran Sebut Food Estate Bisa Gagal Jika Seperti Ini...

Ika Nur Jannah • Selasa, 11 Maret 2025 | 23:05 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

RADARTUBAN - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pendekatan parsial dan tidak holistik menjadi penyebab utama gagalnya proyek food estate di Indonesia.

Dalam rapat bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pada Senin (10/3), ia menegaskan perlunya transformasi pengelolaan pertanian dari tradisional ke modern untuk memastikan keberhasilan program tersebut.

Amran menjelaskan bahwa proyek food estate sering kali gagal karena kurangnya penerapan teknologi yang masif.

"Kenapa gagal sejuta hektare? Karena pendekatannya parsial, tidak holistik. Kita datang, kemudian meninggalkan tanpa teknologi, ya 50 tahun tidak selesai," kata dia.

Menurutnya, keberhasilan hanya dapat dicapai melalui integrasi teknologi modern dalam pengelolaan lahan dan pemberdayaan petani milenial.

Dia juga menyoroti pentingnya keterlibatan sektor swasta, khususnya anggota Kadin, dalam investasi teknologi pertanian. Pemerintah telah menyediakan alat dan mesin pertanian dengan anggaran besar untuk mendukung generasi muda agar terjun ke sektor ini.

Amran optimistis bahwa dengan pendekatan ini, pendapatan petani milenial dapat mencapai lebih dari Rp 20 juta per bulan, bahkan melampaui gaji seorang menteri.

Mentan Amran menegaskan bahwa keberhasilan proyek food estate membutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan teknologi modern, pemberdayaan petani milenial, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.

Dengan belajar dari kegagalan sebelumnya, pemerintah diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pertanian Indonesia demi mencapai ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#amran sulaiman #proyek #food estate #menteri pertanian #teknologi modern