Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tragis! Oknum Polisi di Semarang Tega Membunuh Bayi Kandungnya Sendiri di Dalam Mobil

Mohammad Mukarom • Rabu, 12 Maret 2025 | 15:19 WIB
Oknum polisi tega membunuh bayinya sendiri di dalam mobil
Oknum polisi tega membunuh bayinya sendiri di dalam mobil

RADARTUBAN – Seorang oknum anggota polisi berpangkat Brigadir diduga membunuh bayi kandungnya sendiri di dalam mobil.

Kasusnya mencuat setelah seorang wanita bernama DPJ melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Tengah.

Laporan yang dibuat pada Rabu (5/3) itu menuding polisi berinisial AK, telah melakukan tindakan keji terhadap bayi yang baru berusia dua bulan.

Diduga korban dicekik hingga tewas saat berada di dalam kendaraan di wilayah Kota Semarang, pada Minggu (2/3) lalu.

Peristiwa bermula saat keduanya pergi menggunakan mobil pribadi. DPJ menitipkan bayinya kepada AK, sementara dia berbelanja.

Akan tetapi sekembalinya ke mobil, sang bayi terlihat sudah dalam kondisi kritis dengan dugaan akibat penganiayaan.

DPJ segera membawa bayinya ke rumah sakit dengan harapan bisa diselamatkan. Namun, dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia saat dalam perjalanan.

Merasa terpukul dan tidak terima dengan kejadian tersebut, DPJ langsung melaporkan AK ke Polda Jateng.

Laporannya kini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum), Polda Jateng.

Direktur Reskrimum, Kombes Pol. Dwi Subagio, membenarkan adanya laporan yang menjerat AK.

Dia juga mengungkapkan, pelaku saat ini telah menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jateng.

"Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Untuk informasi lebih detail, silakan menghubungi bagian Humas," ujar Dwi Subagio pada Senin (10/3).

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus tersebut.

Untuk memastikan penyebab kematian, pihak kepolisian telah melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban.

Proses ekshumasi dan visum et repertum dilakukan pada Kamis (6/3), sebagai bagian dari penyelidikan mendalam terhadap dugaan pembunuhan.

Motif di balik kasusnya pun masih menjadi teka-teki yang belum terungkap. Penyidik terus menggali fakta untuk mengetahui latar belakang aksi keji yang diduga dilakukan oleh oknum polisi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Semarang #mobil #Bayi Kandung #membunuh #brigadir #polisi